Jumat, 8 Mei 2026

Ibu Kota Negara

Menteri Agama Tarawih di Masjid Negara IKN, Sampaikan Rencana Program Pendidikan Kader Ulama

Nasaruddin Umar melaksanakan sholat Tarawih bersama ribuan jamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara

Tayang:
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Nur Pratama
HO OIKN
TARAWIH DI IKN - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melaksanakan sholat Tarawih bersama ribuan jamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (20/2/2026). (HO HUMAS OIKN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melaksanakan sholat Tarawih bersama ribuan jamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (20/2/2026).

Ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk “naik kelas” dengan memperkuat keikhlasan dalam beribadah.

Momentum ini bertepatan dengan 2 Ramadan 1447 Hijriah sebagai pengingat awal bagi umat Islam untuk memperkuat keikhlasan, tidak hanya dalam ibadah sholat dan puasa, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Menteri Agama  turut menandai langkah awal sinergi pengelolaan antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN sebagai pusat kegiatan keagamaan nasional.

Baca juga: Menteri Agama Nasaruddin Umar Salat Subuh di Masjid Negara IKN, Tekankan Makna Bismillah

Nasaruddin Umar menyampaikan, Kementerian Agama akan menghadirkan berbagai program.

Di antaranya beasiswa pendidikan kader ulama bagi masyarakat Kalimantan Timur, serta program penayangan kajian keagamaan yang disiarkan secara langsung serta terhubung antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN.

“Kemudian, insyaallah disini (IKN) juga nanti kita akan membuat program pendidikan kader ulama,” ujar Nasaruddin, dalam siaran pers, Sabtu (21/2/2026).

Lebih jelas, pihaknya akan mengembangkan program pendidikan kader ulama di IKN untuk wilayah bagian timur, sementara pembinaan bagi wilayah Indonesia Bagian Barat akan berada di Istiqlal.

“Pembinaannya dikelola oleh Universitas PTIQ Jakarta dan di Istiqlal. Nanti kita usahakan beasiswa itu dari LPDP,” imbuhnya.

Nasaruddin menekankan, program kajian keagamaan akan ditayangkan secara bergantian dan disiarkan langsung, baik dari Jakarta maupun dari Ibu Kota Nusantara ke depan.

“Ilmu apapun yang kita terima di Masjid Istiqlal, ini akan terhubung dengan apa yang kita terima di masjid ini. Ini adalah masjid kembar, antara masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN. Kalau di sini saya hadir, maka Istiqlal-nya adalah Zoom. Kalau saya di Istiqlal, maka di sini Zoom. Sama juga dengan penceramah yang lain,” ulasnya.

Melalui berbagai program pendidikan dan keagamaan di Kawasan Nusantara, ia berharap Ibu Kota Nusantara berkembang sebagai pusat peradaban baru di masa mendatang. Termasuk dalam memperkuat toleransi antarumat beragama dalam satu kawasan.

“Dan, insyaallah IKN ini akan menjadi pusat peradaban baru dunia islam yang akan datang. Kita akan mempertontonkan bagaimana konsep toleransi beragama dengan pertetanggaan kita dengan rumah-rumah ibadah yang lain dalam satu kawasan yang sama,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan sholat Tarawih berjamaah di Masjid Negara IKN ini turut diisi dengan sejumlah agenda.

Antara lain penanaman pohon sebagai jejak hijau di area depan masjid, buka bersama, penyerahan bantuan mushaf Al-Qur’an oleh DWP Otorita IKN dan Kementerian Agama, serta pemberian kurma sebanyak 2 ton oleh Kementerian Agama kepada berbagai pemangku kepentingan di Kawasan Nusantara. Kemudian rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Istana Negara.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved