Setahun Pemerintahan Rudy dan Seno
Hadapi Demo Mahasiswa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud Jawab soal Dinasti Politik hingga Gratispol
Respons demo mahasiswa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud bicara soal dinasti politik hingga Gratispol, Senin (23/2/2026).
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Respons demo mahasiswa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud bicara soal dinasti politik hingga Gratispol, Senin (23/2/2026).
Setahun menahkodai Benua Etam, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, mulai membedah capaian program unggulannya Gratispol.
Rudy Mas'ud menyinggung hal ini ketika digruduk oleh ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Aliansi GERAM) pada Senin (23/2/2026).
Baca juga: Rudy Masud Beber Alasan Beasiswa Gratispol Tak Bisa Cover Semua UKT Mahasiswa
Dalam kesempatan itu, ia blak-blakan menyampaikan soal bantuan biaya pendidikan dari periode kepemimpinan sebelumnya dibandingkan dengan periode kepemimpinannya.
Program Gratispol sendiri merupakan janji politik yang secara konsisten dibawa Rudy Mas'ud bersama wakilnya, Seno Aji, sejak masa kampanye hingga kini resmi menduduki kursi empuk di kantor Gubernur Kaltim.
Bandingkan Gratispol dengan Kaltim Tuntas
Sementara itu, Kaltim Tuntas adalah program beasiswa yang dijalankan oleh kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi pada periode sebelumnya.
Rudy menyoroti perbedaan signifikan dalam hal jumlah penerima manfaat.
Menurutnya, jangkauan Kaltim Tuntas masih terbatas.
"Adek-adek semua (mahasiswa), Kaltim Tuntas itu tidak lebih dari 5.000 mahasiswa yang menerima manfaatnya. Untuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur," ungkap Rudy
Sejak resmi menjabat pada 20 Februari 2025 lalu, Rudy langsung tancap gas menjalankan Gratispol dan mengklaim program tersebut telah menyentuh puluhan ribu mahasiswa.
Angka ini dianggap jauh melampaui capaian beasiswa di periode sebelumnya.
Baca juga: Gubernur Kaltim Rudy Masud Duduk Bersila Bersama Mahasiswa, Jawab Langsung Sorotan Gratispol
Hal ini disebabkan karena pola distribusi yang berbeda.
Jika dulu tidak semua mahasiswa bisa ter-cover, kini melalui Gratispol, seluruh mahasiswa memiliki peluang yang sama selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
"Tahun 2025, di saat kami masuk di pertengahan anggaran berjalan, yang bisa disekolahkan oleh Gratispol sebanyak 24 ribu yang jangkauannya hampir seluruh masyarakat Kaltim. Di tahun 2026, program ini sebanyak 158.981 mahasiswa," jelasnya.
Tekanan Fiskal
Bahkan, kata Rudy, di tengah tekanan fiskal yang cukup berat sekalipun, semangat pihaknya tidak surut untuk terus memprioritaskan pendidikan melalui Gratispol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260223_Rudy-Masud-saat-duduk-bersama-dengan-mahasiswa.jpg)