Berita Kukar Terkini
Waspada Uang Palsu Jelang Lebaran, Polres Kukar Minta Warga Terapkan 3D
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Polres Kutai Kartanegara mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi peredaran uang palsu
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Polres Kutai Kartanegara mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi peredaran uang palsu.
Peningkatan transaksi tunai serta maraknya penukaran uang pecahan dinilai menjadi celah yang kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.
Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, menyampaikan imbauan tersebut agar warga tidak lengah saat menerima uang, baik ketika berbelanja, menerima pembayaran, maupun saat menukar uang.
“Kami mengimbau masyarakat benar-benar waspada terhadap peredaran uang palsu. Periksa setiap lembar uang yang diterima, jangan sampai lengah,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat dapat menerapkan metode 3D untuk memastikan keaslian uang, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.
Baca juga: BI Balikpapan Temukan 373 Bilyet Uang Palsu, Terus Gencarkan Kampanye Cinta Rupiah
Dari sisi tampilan, perhatikan warna serta detail cetakan. Saat diraba, uang asli terasa lebih kasar pada bagian tertentu.
Sedangkan ketika diterawang ke arah cahaya, akan tampak benang pengaman dan tanda air sebagai ciri khas.
“Kalau ada yang mencurigakan, jangan ragu untuk menolak. Jangan pula mengedarkan kembali uang yang diduga palsu,” tegas Roganda.
Apabila terlanjur menerima uang yang dicurigai palsu, masyarakat diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti.
Selain itu, Polres Kukar juga mengingatkan warga agar tidak menukar uang di jasa penukaran tidak resmi yang biasanya bermunculan di pinggir jalan menjelang Lebaran.
Penukaran disarankan dilakukan di bank atau lembaga resmi guna menjamin keaslian uang.
Selama Ramadan hingga Idulfitri, kepolisian memastikan akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan.
Baca juga: Uang Palsu Resahkan Warga Samarinda, Penjual Ikan Sampai Bakar Upal karena Kesal
Partisipasi masyarakat dalam memeriksa keaslian uang serta melaporkan temuan mencurigakan diharapkan dapat menekan potensi peredaran uang palsu di wilayah Kukar.
"Jangan tergiur kemudahan atau selisih kecil. Pastikan menukar uang di tempat resmi agar lebih aman,” tandasnya. (*)
| Dikecualikan dari WFH, Seluruh Pegawai Disdukcapil Kukar Tetap Masuk 100 Persen Setiap Jumat |
|
|---|
| Wadirut Agrinas Tinjau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Kukar, Targetkan Selesai Juli 2026 |
|
|---|
| Bupati Kukar Tegaskan Pinjaman Daerah Sesuai Prosedur, Aulia Rahman: Tak Wajib Paripurna DPRD |
|
|---|
| Warga Loa Kulu di Kukar Mengeluh Jalan Rusak dan Drainase Buruk, BBPJN Kaltim Bertindak |
|
|---|
| Isi Kekosongan Jabatan, Bupati Kukar Lantik Indra Hermawan Sebagai PJ Kepala Desa Jonggon Desa |
|
|---|