Berita Samarinda Terkini
Cerita Influencer Samarinda Alya Ramadhani, Bukber Jadi Momen Relasi dan Cuan
Influencer Samarinda Alya Ramadhani nilai bukber Ramadan bukan sekadar silaturahmi, tapi juga peluang karier
Penulis: Nevrianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bukber Ramadan 2026 di Samarinda tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka peluang relasi dan karier bagi kalangan muda, termasuk influencer.
Hal ini diungkapkan Alya Ramadhani, influencer asal Kota Samarinda, yang merasakan langsung manfaat momen Ramadan dalam memperluas jaringan sosial dan profesional.
Menurut Alya, bulan Ramadan identik dengan kebersamaan. Kegiatan buka puasa bersama (bukber) menjadi alasan untuk kembali berkumpul, baik dengan teman lama maupun relasi baru.
“Menurut aku bukber itu selalu jadi momen yang ditunggu-tunggu. Karena di Ramadan biasanya jadi alasan buat kumpul lagi, baik sama teman dekat maupun teman kerja. Apalagi kalau diundang ke hotel, sekalian bisa ketemu bareng bubuhan influencer lainnya dan bisa sambil cobain menu spesial Ramadan,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Bukber, Ajang Bangun Networking
Mahasiswi Ilmu Pemerintahan yang juga dikenal dengan nama akun Acilsmr ini menilai bukber menjadi ruang terbuka untuk memperluas relasi.
Baca juga: Cerita Inspiratif Prof Rusydi, Sosok Guru Besar IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
“Iya, karena biasanya bukber itu campur, ada teman dekat, ada juga teman baru. Kadang awalnya cuma duduk satu meja, ngobrol santai, terus jadi nyambung. Apalagi kalau ketemu sesama content creator atau punya bidang kerja yang mirip, jadi saling tukar cerita dan insight,” katanya.
Dari obrolan ringan tersebut, kata Alya, tak jarang muncul peluang kolaborasi hingga proyek kerja sama.
Menurutnya, banyak kesepakatan justru lahir dari percakapan informal di meja makan.
“Bisa banget. Biasanya berawal dari ngobrol santai dan tukar insight dulu. Kalau sudah saling nyambung dan merasa punya peluang yang sama, dari situ muncul interest untuk bikin sesuatu bareng. Kadang malah langsung lanjut bahas konsep sampai deal kecil untuk project ke depan,” jelasnya.
Ia menegaskan, bukber bukan hanya soal silaturahmi, tetapi juga membuka peluang ekonomi.
Baca juga: Ramadhan Semangat Baru, Cerita Bibiani Adriani Jalani Puasa Perdana sebagai Istri
Konten dan Kreativitas
Sebagai konten kreator, Alya mengaku selalu mempersiapkan perlengkapan sederhana setiap menghadiri undangan bukber.
“HP pastinya buat foto dan video makanan, powerbank, lip product biar tetap fresh, parfum, dan yang penting datang tepat waktu. Soalnya momen foto makanan sebelum diambil orang itu penting banget,” ujarnya sambil tertawa.
Meski identik dengan konten kuliner, ia mengaku tidak selalu membuat video setiap kali makan di luar. Semua tergantung konsep tempat dan suasana.
| Walikota Samarinda Nilai Kebijakan Sekprov Langgar Aturan dan Berisiko pada Layanan Warga Miskin |
|
|---|
| Cemburu Buta, Pria di Samarinda Nekat Parang Teman Sendiri di Guest House |
|
|---|
| KNPI Samarinda Kritik Pemprov Kaltim, Ronni Hidayatullah: Bankeu Dipangkas, BPJS Warga Terancam |
|
|---|
| UT Samarinda Bekali Lulusan Hadapi Era AI Lewat Seminar Akademik |
|
|---|
| 49.742 Warga Samarinda Korban Kebijakan Pemrov Kaltim, Andi Harun Tolak Pengalihan Beban Iuran JKN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260228_Mahasiswa-juga-influencer-kuliner-Acilsmr-Alya-Ramadhani.jpg)