Selasa, 19 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Pemkab Paser Perkuat Program Pengendalian Inflasi 2026 Lewat Ketahanan Pangan Lokal

Pemkab Paser memperkuat pengendalian inflasi 2026 dengan program ketahanan pangan dan pengembangan ayam petelur

Tayang:
HO Prokopim Paser
PENGENDALIAN INFLASI - Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari saat hadir dalam High Level Meeting TPID dan TP2DD Provinsi Kaltim di Kota Samarinda, Jumat (6/3/2026). Pemkab Paser akan fokus pada penajaman program pengendalian inflasi daerah sepanjang tahun 2026. (HO/Prokopim Paser). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Paser menajamkan program pengendalian inflasi daerah sepanjang 2026 melalui penguatan ketahanan pangan.
  • Program unggulan Paser BERAKSI dikembangkan untuk menjaga stabilitas harga telur ayam.
  • Paser bahkan menjadi salah satu daerah percontohan nasional pengembangan peternakan ayam petelur.

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Pengendalian inflasi Paser menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser sepanjang tahun 2026. 

Upaya ini dilakukan melalui penajaman berbagai program strategis yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan lokal serta pengembangan sektor peternakan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari saat menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Kota Samarinda pada Jumat (6/3/2026).

Dalam forum tersebut, Ikhwan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Paser telah diminta untuk menyesuaikan serta menajamkan alokasi anggaran yang fokus pada penguatan produksi pangan lokal.

Langkah ini dinilai penting agar daerah dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Baca juga: DPRD Paser Cari Formulasi untuk Bantu Bangun Rumah Warga Terdampak Kebakaran Muara Adang

“Seluruh perangkat daerah di Paser telah diminta untuk menajamkan anggaran yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan lokal, sehingga kita lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujar Ikhwan.

Salah satu program unggulan yang dijalankan Pemkab Paser dalam mengendalikan inflasi adalah Paser BERAKSI (BeteRnak Ayam atasi gejolaK InflaSI).

Program ini dirancang untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan, khususnya telur ayam yang merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah mendorong peningkatan produksi ayam petelur di wilayah Bumi Daya Taka agar mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat secara berkelanjutan.

“Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan, khususnya telur ayam yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” jelas Ikhwan.

Baca juga: PMII Paser Gandeng Disporapar, Tingkatkan Kreativitas via Seminar Kepenulisan

Data Pemkab Paser menunjukkan bahwa kebutuhan konsumsi telur ayam di wilayah tersebut mencapai sekitar 2.268 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan sekitar 309.447 jiwa penduduk.

Produksi Telur Ayam Meningkat Signifikan

Seiring dengan pengembangan sektor peternakan, produksi telur ayam di Kabupaten Paser juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data pemerintah daerah, produksi ayam petelur di Paser saat ini mencapai sekitar 2.328 ton.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 96 persen dibandingkan produksi pada tahun 2024 yang tercatat sebesar 88 ton.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved