Berita Samarinda Terkini
62 Kasus Suspek Campak di Samarinda, Dinkes: Belum Ada yang Positif
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, mencatat sebanyak 62 kasus yang masuk kategori suspek campak.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Miftah Aulia Anggraini
“Edarannya sudah saya tanda tangani untuk di-share ke faskes dan di RS. Kalau misal ada kasus peningkatan kita pasti berkomunikasi,” katanya.
Baca juga: 62 Warga Samarinda Suspek Campak, Dinkes Instruksikan Penanganan Cepat 24 Jam
Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan pentingnya imunisasi, terutama bagi anak-anak.
Hal ini dinilai krusial mengingat penyakit campak paling banyak menyerang kelompok usia bayi dan balita.
Terlebih, dalam waktu dekat masyarakat akan memasuki momentum libur panjang dan mobilitas tinggi menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kalau sudah waktunya divaksin campak ya laksanakan,” tutur Ismed.
Baca juga: Kaltim Masuk 10 Provinsi dengan Imunisasi Campak Tertinggi, Ini Daftar Provinsi Terendah 2025
Ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan pemerintah saat ini masih berada pada tahap kewaspadaan dan pencegahan.
“Sementara ini kita melihat dulu karena kasusnya masih antisipasi. Edaran ini sifatnya masih bersifat promotif preventif,” pungkasnya. (*)
| Irigasi Rusak Puluhan Tahun, Petani Betapus Samarinda Hanya Panen 4–5 Ton |
|
|---|
| WFH di Samarinda Hemat hingga Rp 70 Juta, Dishub: Pegawai Wajib tak Bawa Kendaraan BBM Setiap Jumat |
|
|---|
| Tim Irjen Kemendagri ke Kaltim, Momentum Evaluasi Terhadap Kinerja Perangkat Daerah |
|
|---|
| Kondisi Terkini Pasokan Air PDAM Samarinda di Tengah Ancaman Kemarau Panjang |
|
|---|
| Antisipasi Kemarau, PDAM Samarinda Minta Warga Bijak Pakai Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260310_Kepala-Dinas-Kesehatan-Kota-Samarinda-dr-Ismed-Kusasih-menjelaskan-kasus-suspek-campak.jpg)