Sabtu, 18 April 2026

Berita Samarinda Terkini

62 Kasus Suspek Campak di Samarinda, Dinkes: Belum Ada yang Positif

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, mencatat sebanyak 62 kasus yang masuk kategori suspek campak.

TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
MASIH BERSTATUS SUSPEK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr Ismed Kusasih, memberikan penjelasan terkait kewaspadaan kasus suspek campak di Kota Samarinda. Dinkes memastikan hingga saat ini kasus yang ditemukan masih berstatus suspek dan menunggu hasil laboratorium, sementara capaian imunisasi yang tinggi dinilai telah membentuk kekebalan komunal di masyarakat. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

“Edarannya sudah saya tanda tangani untuk di-share ke faskes dan di RS. Kalau misal ada kasus peningkatan kita pasti berkomunikasi,” katanya.

Baca juga: 62 Warga Samarinda Suspek Campak, Dinkes Instruksikan Penanganan Cepat 24 Jam

Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan pentingnya imunisasi, terutama bagi anak-anak.

Hal ini dinilai krusial mengingat penyakit campak paling banyak menyerang kelompok usia bayi dan balita.

Terlebih, dalam waktu dekat masyarakat akan memasuki momentum libur panjang dan mobilitas tinggi menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kalau sudah waktunya divaksin campak ya laksanakan,” tutur Ismed.

Baca juga: Kaltim Masuk 10 Provinsi dengan Imunisasi Campak Tertinggi, Ini Daftar Provinsi Terendah 2025

Ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan pemerintah saat ini masih berada pada tahap kewaspadaan dan pencegahan.

“Sementara ini kita melihat dulu karena kasusnya masih antisipasi. Edaran ini sifatnya masih bersifat promotif preventif,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved