Jumat, 10 April 2026

Berita Penajam Terkini

Bendung Gerak Sungai Telake PPU Bakal Jadi Lumbung Pangan bagi IKN

Bendung Gerak Sungai Telake yang berada di perbatasan Babulu, Penajam Paser Utara dan Long Kali, Paser bakal jadi sumber pangan bagi IKN

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
BERHARAP BENDUNGAN TELAKE - Bendung Gerak Sungai Telake bakal jadi sumber pangan atau lumbung bagi Ibu Kota Nusantara ( IKN ). Masyarakat petani di Desa Sebakung Jaya, PPU harapkan Bendungan Telake segera realisasi. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bendung Gerak Sungai Telake yang berada di perbatasan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU) dan Long Kali, Paser bakal jadi sumber pangan atau lumbung bagi Ibu Kota Nusantara ( IKN ).

Bupati PPU Mudyat Noor kepada wartawan di Penajam, Kamis (18/3/2026) mengatakan, pembangunan Bendung Gerak Sungai Talake bisa menjadi prasarana penunjang pertanian di dua kabupaten, PPU dan Paser.

Bahkan ke depannya dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan IKN.

Lokasinya yang strategis di perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Paser, bendung ini bukan sekadar konstruksi teknis.

Bagi Bupati Mudyat Noor, proyek Bendung Sungai Telake merupakan urat nadi bagi para petani.

"Bendung Gerak Sungai Talake adalah prasarana kunci. Ini adalah jawaban untuk kemandirian pangan IKN sekaligus pendorong kesejahteraan petani di dua kabupaten, PPU dab Paser," kata Mudyat Noor.

Baca juga: Setelah Jembatan Sungai Tiwau Paser Rampung, PLN Akan Bangun Jaringan Listrik di Desa Kepala Telake

Di tengah deru pembangunan infrastruktur fisik IKN, ada satu elemen vital yang tidak boleh terlupakan, yakni ketahanan pangan.

Bukan sekadar tentang beton dan aspal, melainkan tentang bagaimana piring-piring penghuni ibu kota baru nanti tetap terisi dari hasil bumi lokal.

Inilah misi besar di balik perjuangan pembangunan Bendung Gerak Sungai Talake.

Mengubah Lahan Kering Jadi Hamparan Hijau

Selama ini, potensi pertanian di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser kerap terbentur masalah klasik, yakni pengairan.

Dengan kehadiran Bendung Gerak Sungai Telake, skenario pertanian di Kalimantan Timur diprediksi akan berubah drastis.

Bendung Gerak Sungai Telake diproyeksikan mampu menghidupi 14.000 hektare sawah di wilayah Kabupaten Paser dan 8.000 hektare di PPU.

“Pasokan air yang stabil berarti petani tidak lagi hanya bergantung pada hujan, memungkinkan peningkatan frekuensi panen dalam setahun,” ujar Mudyat Noor.

Peningkatan hasil panen secara otomatis akan mengangkat taraf hidup ribuan keluarga petani di wilayah penyangga IKN.

Baca juga: Upaya Mewujudkan Bendung Gerak Telake di Penajam Paser Utara, Atasi Banjir hingga Buat Petani

Perjalanan Panjang Menuju Realisasi

Membangun kemandirian pangan tidaklah semudah membalik telapak tangan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved