Berita Berau Terkini
Pulau Derawan Dipadati Pengunjung saat Lebaran, Wisatawan Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan
Pulau Derawan, yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, adalah destinasi wisata bahari kelas dunia
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pulau Derawan, yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, adalah destinasi wisata bahari kelas dunia yang terkenal dengan pasir putih halus, air laut jernih, dan kekayaan biota laut seperti penyu hijau, pari manta, serta ubur-ubur tidak menyengat.
Sebagai bagian dari kepulauan, ini adalah tempat populer untuk snorkeling, diving, dan melihat penyu bertelur.
Lonjakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Derawan membawa angin segar bagi perekonomian masyarakat setempat.
Tingginya kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, berdampak langsung pada meningkatnya perputaran ekonomi warga.
Baca juga: Lonjakan Wisata di Biduk-Biduk Berau Picu Masalah Sampah, DPRD Soroti Ketiadaan TPA
Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, mengungkapkan bahwa hampir seluruh sektor ekonomi masyarakat kini bergerak aktif seiring membludaknya pengunjung.
“Alhamdulillah, kedatangan wisatawan ini sangat membantu ekonomi warga. Hampir semua sektor berjalan ” ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Rabu (25/3/2026), mulai dari :
- Transportasi laut,
- Penyewaan sepeda listrik,
- Penginapan,
- Resort,
- Homestay,
- UMKM, hingga
- kuliner khas Derawan,
Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas wisata tersebut tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha besar, tetapi juga masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.
Meski demikian, Indra juga mengingatkan para wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan selama berkunjung.
Menurutnya, pihak kampung telah menyediakan tempat sampah di sejumlah titik strategis guna mencegah pencemaran lingkungan.
“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tidak membuang sampah sembarangan. Fasilitas tempat sampah sudah kami siapkan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut, khususnya saat wisatawan berinteraksi dengan penyu yang menjadi salah satu daya tarik utama Derawan.
“Kami juga mengingatkan, saat berinteraksi dengan penyu agar tidak berlebihan, demi menjaga kelestariannya,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Indra mengajak seluruh wisatawan untuk menikmati keindahan alam Derawan dengan penuh tanggung jawab.
“Silakan nikmati keindahan alam Pulau Derawan dengan selalu menjaga kebersihan dan ekosistem sekitarnya,” pungkasnya.
Pengembangan Ekonomi Hijau
Pemerintah daerah juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan pariwisata.
| Dinsos Berau Buka Isbat Nikah untuk Warga Teluk Bayur, Kuota Terbatas |
|
|---|
| Puluhan Orang di Berau Gali Ilmu Barista, Asah Keterampilan untuk Tekuni Wirausaha |
|
|---|
| Berau Susun RAPBD 2027 Rp2,46 T, PAD Masih Jauh di Bawah Transfer |
|
|---|
| DPRD Berau Dorong Perda Masyarakat Adat dan Penataan Ruang, Target Selesai Tahun Ini |
|
|---|
| Pencairan Dana Desa Berau Terhambat, Kampung Prioritaskan Gaji dan BLT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240811_Pulau-Derawan.jpg)