Sabtu, 25 April 2026

Berita Bontang Terkini

Bontang Dapat Tambahan 2.000 Sambungan Jargas, Target Terpasang 2026

Bontang mendapat tambahan 2.000 sambungan jargas pada 2026 untuk memperluas layanan energi rumah tangga

HO Prokopim Bontang
PENAMBAHAN JARGAS - Walikota Bontang Neni Moerniaeni menyambangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Selasa (31/3/2026). (HO/Prokopim Bontang) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kota Bontang dipastikan mendapat tambahan kuota jaringan gas (jargas) rumah tangga sebanyak 2.000 sambungan pada tahun ini.

Kepastian tersebut diperoleh setelah komunikasi intensif antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setkot Bontang, Moch Arif Rochman, mengatakan tambahan kuota itu didapat usai kunjungan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama jajaran ke Kementerian ESDM di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

“Ada tambahan 2.000 sambungan. Targetnya dipasang tahun ini, tidak perlu sampai menunggu tahun depan,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (1/4/2026).

Total Sambungan Jargas Meningkat

Dengan tambahan tersebut, total sambungan jargas di Bontang pada 2026 meningkat dari sebelumnya 10.553 menjadi sekitar 12.533 sambungan rumah tangga.

Baca juga: Berbeda dengan Pusat, ASN Bontang WFH Tiap Rabu, Dilarang ke Kafe dan Mal

Peningkatan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada bahan bakar tabung serta mendorong efisiensi penggunaan energi rumah tangga.

Sementara itu, Walikota Bontang Neni Moerniaeni menyebut tambahan kuota ini merupakan hasil komunikasi langsung dengan pemerintah pusat.

Menurut Neni, penambahan ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang belum terlayani jaringan gas.

Masih Ada Ribuan Rumah Belum Terlayani

Meski mendapat tambahan, Neni menyebut masih terdapat sekitar 4.034 rumah tangga di Bontang yang belum teraliri jargas, termasuk di kawasan Bontang Lestari.

Namun, pemerintah pusat baru akan memberikan kepastian tambahan pemasangan untuk sisa tersebut pada 2027 mendatang.

Baca juga: Walikota Bontang Neni Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan

“Masih ada sekitar 2.034 yang akan kita upayakan lagi di tahun 2027,” jelas Neni.

Kondisi ini menunjukkan bahwa perluasan jargas masih menjadi pekerjaan berkelanjutan yang membutuhkan dukungan anggaran dan koordinasi lintas sektor.

Distribusi ke 14 Kelurahan

Perlu diketahui, saat ini program jargas di Bontang telah menjangkau 14 kelurahan. Tambahan 2.000 sambungan baru nantinya juga akan didistribusikan di wilayah tersebut sesuai kebutuhan.

“Datanya nanti akan kita sebar di 14 kelurahan, menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Distribusi ini diharapkan merata agar manfaat jargas dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah.

Baca juga: LKPJ Walikota Neni Moerniaeni, Pertumbuhan Ekonomi Bontang 2025 Menguat, BLT Masih Terkendala

Proyek Bernilai Rp196 Miliar

Di sisi lain, proyek pemasangan jargas yang sedang berjalan saat ini mencakup 10.553 sambungan dengan nilai kontrak mencapai Rp196 miliar.

Investasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur energi berbasis gas yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Dengan tambahan kuota baru, Bontang diharapkan semakin mendekati target pelayanan energi yang merata bagi seluruh rumah tangga. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved