Berita Kaltim Terkini
Sektor Tambang dan Konstruksi Alami Kontraksi, Ini Penjelasan BPS
Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Bumi Etam sepanjang tahun 2025 resmi dinyatakan mengalami perlambatan jika dibandingkan tahun sebelumnya
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Sinyal kekhawatiran menyelimuti wajah ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) di awal tahun 2026.
Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Bumi Etam sepanjang tahun 2025 resmi dinyatakan mengalami perlambatan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Tak tanggung-tanggung, dua sektor raksasa yang selama ini menjadi penopang, pertambangan dan konstruksi justru tercatat melambat, atau mengalami kontraksi.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Mas’ud Rifai dalam keterangannya membeberkan bahwa secara kumulatif, ekonomi Kaltim di tahun 2025 tumbuh di angka 4,53 persen.
Angka ini merosot cukup jauh dari capaian tahun 2024 yang sempat menyentuh 6,17 persen.
Baca juga: 15 Provinsi dengan SDM Paling Maju di Indonesia Versi BPS, Kaltim Masuk 3 Besar
"Ada perlambatan yang dipicu oleh kinerja lapangan usaha utama, khususnya tambang dan konstruksi yang terkontraksi. Tentu ini menjadi sinyal penting diawal tahun 2026," ujar Mas’ud, Minggu (5/2/2025).
Mas’ud menjelaskan, sektor pertambangan dan penggalian minus 0,11 persen.
Biang keroknya adalah penurunan produksi pada komoditas emas hitam ini, serta minyak bumi dan gas alam (migas).
Tak hanya itu, nilai ekspor batu bara Kaltim ke luar negeri juga dilaporkan menyusut sepanjang 2025.
Kondisi serupa terjadi di sektor konstruksi yang terkontraksi 0,17 persen.
Efisiensi anggaran pemerintah (APBD dan APBN) membuat proyek fisik tidak semasif sebelumnya.
Selain itu, rampungnya mega proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan yang baru saja diresmikan pada 12 Januari 2026 lalu, membuat intensitas pekerjaan konstruksi di lapangan otomatis menurun drastis.
"Beruntung masih ada pembangunan dari sektor swasta yang berjalan, sehingga kontraksi di sektor konstruksi tidak merosot lebih dalam lagi," imbuhnya.
Wisata Kuliner dan Program Makan Gratis Jadi 'Penyelamat'
Meski tambang dan konstruksi sedang redup, kabar baik justru datang dari sektor akomodasi serta makan dan minum.
| Ekonomi Kaltim 2026 Bergeser, Industri Pengolahan Salip Pertambangan Batu Bara |
|
|---|
| Ratusan Usulan Pokir DPRD Kaltim Terancam Dipangkas karena Dinilai tak Sejalan Kehendak Gubernur |
|
|---|
| POPULER KALTIM: 277 Pelajar Berebut Tiket Paskibraka Samarinda 2026, BPBD Waspadai Kemarau Panjang |
|
|---|
| 7 Provinsi yang Warganya Paling Sedikit Punya Rumah Sendiri, Ada Kaltim! |
|
|---|
| 10 Provinsi dengan Perokok Terendah di Indonesia, Kaltim Masuk Daftar Versi BPS 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260405-pertambangan-batubara.jpg)