Minggu, 12 April 2026

Berita Kutim Terkini

Disperindag Kutim Pastikan Stok BBM Stabil, Distribusi dari Samarinda Lancar

Disperindag Kutim pastikan stok BBM aman, distribusi lancar, dan pengawasan diperketat cegah penimbunan

TRIBUNKALTIM.CO/Nurila Firdaus
STOK BBM KUTIM - ilustrasi antrean SPBU Jalan Kabo Jaya, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (6/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/NURILA FIRDAUS) 

Ringkasan Berita:
  • Disperindag Kutim memastikan stok BBM di seluruh SPBU dalam kondisi stabil.
  • Distribusi dari Depo Samarinda berjalan lancar tanpa hambatan signifikan.
  • Pengawasan dan sistem barcode diterapkan untuk mencegah penimbunan BBM.

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU wilayah Kutim dalam kondisi aman dan terkendali.

Penegasan ini didasarkan pada pemantauan rutin terhadap alur distribusi dari titik suplai utama yang terus dilakukan secara berkala.

Distribusi dari Samarinda Lancar

Pemerintah daerah memastikan bahwa pasokan harian yang dikirim dari Depo Samarinda tidak mengalami kendala berarti.

Meski jarak geografis antarwilayah cukup jauh, koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan armada tangki pengangkut BBM tiba tepat waktu di tangki penyimpanan SPBU.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani, menjelaskan bahwa secara umum kondisi stok di lapangan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polda Kaltim Ungkap 11 Kg Sabu di Kutai Timur

Kelancaran ini mencakup seluruh jenis bahan bakar, baik subsidi maupun non-subsidi seperti Pertalite, Solar, hingga BBM nonsubsidi lainnya.

“Sampai sejauh ini, stok BBM baik yang subsidi maupun non-subsidi lancar. Distribusi dari Depo Samarinda ke kita tidak ada hambatan. Kendala biasanya hanya teknis di jalan, misalnya jika ada kendaraan yang menghalangi,” ujarnya.

Pengawasan Ketat Cegah Penimbunan

Guna menjaga ketahanan stok agar tidak cepat habis akibat aktivitas ilegal, Disperindag telah menginstruksikan pengawasan ketat di lapangan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan BBM yang tersedia benar-benar digunakan oleh masyarakat umum, bukan oleh oknum yang melakukan penimbunan.

Instruksi tersebut diberikan kepada Kepala Bidang Industri untuk berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar lebih selektif dalam melayani pembeli.

Baca juga: Kronologi Pengungkapan 11 Kg Sabu di Kutim, Polisi Amankan Sabu Rp20 Miliar

Pengawasan ini menjadi kunci dalam menjaga kestabilan volume BBM hingga jadwal pengiriman berikutnya.

“Saya minta semua SPBU tidak melayani pembeli yang terindikasi melakukan penimbunan. Mereka sudah memperketat di lapangan,” tegas Nora.

Sistem Barcode Jadi Instrumen Penting

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved