Jumat, 17 April 2026

Berita Samarinda Terkini

DLH Samarinda Siapkan APD Petugas Insinerator, Target Operasional Penuh Mei 2026

DLH Samarinda siapkan APD lengkap untuk petugas insinerator guna menjamin keselamatan saat operasional penuh dimulai Mei

TribunKaltim.co/Sintya Alfatika Sari
FASILITAS INSINERATOR SAMARINDA - Potret lokasi fasilitas insinerator di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur Kamis (26/3/2026). disiapkan sebagai bagian penguatan pengelolaan sampah berbasis teknologi dengan standar keselamatan kerja bagi petugas. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

Ringkasan Berita:
  • DLH Samarinda menyiapkan APD lengkap untuk petugas insinerator.
  • Target operasional penuh mesin pengolah sampah pada Mei 2026.
  • Petugas juga mendapat perlindungan BPJS sebagai jaminan keselamatan kerja.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Kalimantan Timur mulai mempersiapkan kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi petugas insinerator seiring rencana pengoperasian penuh mesin tersebut di sejumlah titik.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan kerja petugas di lapangan, khususnya yang berinteraksi langsung dengan tungku pembakaran bersuhu tinggi.

Standar APD untuk Petugas Insinerator

Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Muhammad Taufiq Fajar, menjelaskan bahwa penggunaan APD merupakan standar wajib, terutama bagi petugas yang bekerja di area inti operasional.

TPS INSINERATOR SAMARINDA - Suasana TPS insinerator di Jalan Wanyi Samarinda. Selain memastikan kesiapan elektrikal dan suhu pembakaran mencapai 800 derajat Celsius, DLH Samarinda kini tengah mengevaluasi pola pemilahan sampah di lokasi guna meningkatkan efisiensi pembakaran sampah segar dari TPS pada Jumat (10/4/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI)
TPS INSINERATOR SAMARINDA - Suasana TPS insinerator di Jalan Wanyi Samarinda. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI)

“Untuk APD standarnya, khusus petugas yang dekat dengan tungku yang memasukkan sampah menggunakan helm safety dengan kaca pelindung muka dan masker respirator karbon atau minimal N95,” jelasnya (15/4/2026).

Perlengkapan tersebut dirancang untuk melindungi petugas dari paparan panas ekstrem, asap, serta partikel berbahaya yang berpotensi muncul selama proses pembakaran limbah.

Baca juga: Uji Coba Insinerator Samarinda Masih Terbatas, Petugas Hadapi Tantangan Teknis

Target Kelengkapan Mei 2026

Menurut Taufiq, sebagian perlengkapan keselamatan saat ini sudah tersedia, namun belum sepenuhnya lengkap.

DLH menargetkan seluruh kebutuhan APD dapat terpenuhi pada Mei 2026, beriringan dengan kesiapan operasional seluruh unit insinerator.

“Target kita di bulan Mei, kalau memang semua insinerator sudah berjalan di lokasi masing-masing, sudah lengkap mulai dari seragam safety, sepatu, sarung tangan, masker, sekaligus kaca pelindung wajah,” ujarnya.

Selain itu, DLH juga telah melakukan pendataan ukuran perlengkapan bagi para petugas untuk memastikan distribusi APD berjalan tepat sasaran.

“Semua itu sudah ada dalam konsep persiapan kami, kemarin juga sudah melakukan pendataan ukuran, dan itu masih berjalan,” tambahnya.

Baca juga: Insinerator Samarinda Mulai Beroperasi, Sampah Campur Jadi Kendala Utama

Jaminan Perlindungan Melalui BPJS

Tidak hanya fokus pada penyediaan perlengkapan keselamatan, DLH Samarinda juga memastikan adanya jaminan perlindungan bagi para pekerja melalui program BPJS.

Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk perlindungan menyeluruh terhadap risiko kerja yang dihadapi petugas di lapangan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved