Berita Samarinda Terkini
DLH Samarinda Siapkan APD Petugas Insinerator, Target Operasional Penuh Mei 2026
DLH Samarinda siapkan APD lengkap untuk petugas insinerator guna menjamin keselamatan saat operasional penuh dimulai Mei
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
- DLH Samarinda menyiapkan APD lengkap untuk petugas insinerator.
- Target operasional penuh mesin pengolah sampah pada Mei 2026.
- Petugas juga mendapat perlindungan BPJS sebagai jaminan keselamatan kerja.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Kalimantan Timur mulai mempersiapkan kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi petugas insinerator seiring rencana pengoperasian penuh mesin tersebut di sejumlah titik.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan kerja petugas di lapangan, khususnya yang berinteraksi langsung dengan tungku pembakaran bersuhu tinggi.
Standar APD untuk Petugas Insinerator
Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Muhammad Taufiq Fajar, menjelaskan bahwa penggunaan APD merupakan standar wajib, terutama bagi petugas yang bekerja di area inti operasional.
“Untuk APD standarnya, khusus petugas yang dekat dengan tungku yang memasukkan sampah menggunakan helm safety dengan kaca pelindung muka dan masker respirator karbon atau minimal N95,” jelasnya (15/4/2026).
Perlengkapan tersebut dirancang untuk melindungi petugas dari paparan panas ekstrem, asap, serta partikel berbahaya yang berpotensi muncul selama proses pembakaran limbah.
Baca juga: Uji Coba Insinerator Samarinda Masih Terbatas, Petugas Hadapi Tantangan Teknis
Target Kelengkapan Mei 2026
Menurut Taufiq, sebagian perlengkapan keselamatan saat ini sudah tersedia, namun belum sepenuhnya lengkap.
DLH menargetkan seluruh kebutuhan APD dapat terpenuhi pada Mei 2026, beriringan dengan kesiapan operasional seluruh unit insinerator.
“Target kita di bulan Mei, kalau memang semua insinerator sudah berjalan di lokasi masing-masing, sudah lengkap mulai dari seragam safety, sepatu, sarung tangan, masker, sekaligus kaca pelindung wajah,” ujarnya.
Selain itu, DLH juga telah melakukan pendataan ukuran perlengkapan bagi para petugas untuk memastikan distribusi APD berjalan tepat sasaran.
“Semua itu sudah ada dalam konsep persiapan kami, kemarin juga sudah melakukan pendataan ukuran, dan itu masih berjalan,” tambahnya.
Baca juga: Insinerator Samarinda Mulai Beroperasi, Sampah Campur Jadi Kendala Utama
Jaminan Perlindungan Melalui BPJS
Tidak hanya fokus pada penyediaan perlengkapan keselamatan, DLH Samarinda juga memastikan adanya jaminan perlindungan bagi para pekerja melalui program BPJS.
Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk perlindungan menyeluruh terhadap risiko kerja yang dihadapi petugas di lapangan.
| Ganjar Pranowo Ingatkan Ancaman Pembungkaman Kritik di Seminar UMKT Samarinda |
|
|---|
| Lupa Kunci Stang, Motor Honda Beat Warga Samarinda Raib Digasak Maling |
|
|---|
| Dishub Samarinda Siapkan Car Free Night dan Perluas Car Free Day untuk Hebat Energi |
|
|---|
| Andi Harun Ungkap Aspek Hukum dan Keberatannya Pemkot Samarinda Terkait JKN |
|
|---|
| Terungkap Profesi dan Identitas Mayat di Belakang GOR Unmul Samarinda, Ada Honda CBR 150 di TKP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260401_mesin-insinerator-di-Samarinda-Seberang.jpg)