Rabu, 15 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Ramai Video Testimoni Gratispol di SMAN 1 Samarinda, Pihak Sekolah Sebut Bukti Realisasi Program

Testimoni mengenai program "Gratispol" dari sejumlah sekolah di Kalimantan Timur tengah menjadi perbincangan hangat

Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Nur Pratama
Instagram@smansamarinda
PROGRAM GRATISPOL - Tangkapan layar Instagram@smansamarinda mengenai program Gratispol. Rabu (15/4/2026). Pihak sekolah menegaskan konten tersebut murni sebagai bukti penyaluran bantuan seragam gratis kepada para siswa. (Instagram@smansamarinda) 

​TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Unggahan video testimoni mengenai program "Gratispol" dari sejumlah sekolah di Kalimantan Timur tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Menanggapi berbagai reaksi masyarakat, salah satu pihak sekolah memberikan penjelasan untuk meluruskan tujuan dibalik unggahan tersebut.

​Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Samarinda, Syawal Arifin, menjelaskan bahwa video yang diunggah di akun resmi sekolah pada 13 April lalu dilakukan tanpa paksaan. 

Ia menegaskan bahwa konten tersebut bukan merupakan bentuk politisasi, melainkan bukti kepada masyarakat bahwa program pemerintah telah diterima oleh pihak sekolah.

Baca juga: DLH Samarinda Siapkan APD Petugas Insinerator, Target Operasional Penuh Mei 2026

"Terkait hal tersebut sudah disampaikan bahwa ini murni sebagai institusi di bawah Pemprov hanya ingin menyampaikan bahwa bantuan Pemprov Kaltim sudah sampai ke sekolah kami," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (15/4/2026).

Penyampaian bantuan yang dimaksud Syawal adalah pemberian seragam sekolah gratis yang menjadi bagian program Gratispol

Syawal bilang, manfaat ini sendiri telah dirasakan oleh sekitar 450 an murid kelas 10 dari total 12 kelas di sekolah yang beralamat di Jl. Drs. H. Anang Hasyim, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu tersebut. 

Selain sebagai bukti realisasi, lanjut dia, video itu juga ditujukan untuk memberikan pendidikan karakter kepada para siswa.

"Sekaligus ini pendidikan karakter buat murid agar berterima kasih pada setiap orang yang memberi bantuan," tambah Syawal

Hingga sore ini Rabu 15 April 2026 pukul 17.25 WITA, video yang diunggah akun Instagram@smansamarinda telah ditonton lebih dari 306 ribu kali. 

Melalui penjelasan ini, pihak sekolah berharap dapat menjawab keraguan publik dan meluruskan persepsi yang berkembang di tengah masyarakat.

​"Mohon dibantu meluruskan info sebenarnya," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved