Minggu, 26 April 2026

Ibadah Haji 2026

Kisah Wanda, Jemaah Haji Termuda Samarinda yang Berangkat di Usia 20 Tahun

Wanda, jemaah haji termuda asal Samarinda, berangkat ke Tanah Suci di usia 20 tahun bersama ibunya

Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO/Dwi Ardianto
JEMAAH MUDA SAMARINDA - Wanda Melysya Dina Johar (20) menjadi salah satu jemaah haji termuda asal Samarinda di Embarkasi Haji Balikpapan bersama sang ibu. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

Ringkasan Berita:
  • Wanda (20) menjadi jemaah haji termuda asal Samarinda.
  • Ia didaftarkan sejak SD dan berangkat bersama ibunya.
  • Kehadirannya memberi warna di tengah dominasi jemaah lansia.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Di antara ratusan jemaah calon haji kloter pertama asal Samarinda, sosok Wanda Melysya Dina Johar menjadi perhatian.

Di usia 20 tahun, ia menjadi salah satu jemaah termuda dalam rombongan yang kini berada di Embarkasi Haji Balikpapan.

Wanda mengaku telah didaftarkan orang tuanya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Ia pun tidak menyangka akhirnya dapat berangkat ke Tanah Suci di usia yang masih sangat muda.

“Kurang tahu persis kapan didaftarkan, tapi sejak SD sekitar tahun 2012. Sekarang alhamdulillah bisa berangkat bareng mama,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Jadwal Haji Balikpapan 2026, Kloter 1 Berangkat 26 April Pukul 23.55 WITA

Momen Bahagia Bersama Keluarga

Perempuan asal Samarinda ini berangkat bersama ibunya dalam kloter pertama.

Ia menyebut keberangkatan tersebut menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi dirinya dan keluarga.

“Senang bisa berangkat, apalagi masih muda,” katanya.

Kebersamaan dengan sang ibu dalam perjalanan ibadah ini menjadi pengalaman emosional yang tidak terlupakan.

Di usia yang relatif muda, Wanda telah mendapatkan kesempatan yang diimpikan banyak umat Muslim.

Baca juga: Jemaah Haji Samarinda Berangkat, Pedagang Kaki Lima Nikmati Lonjakan Omzet

Persiapan Sederhana

Saat ditanya mengenai persiapan, Wanda mengaku tidak membawa banyak barang khusus.

Ia hanya membawa perlengkapan seperlunya untuk menunjang kebutuhan selama di Tanah Suci.

“Paling cuma bawa snack-snack dari sini saja,” tuturnya.

Kesederhanaan persiapan tersebut mencerminkan fokus utama Wanda dalam menjalankan ibadah, yakni kesiapan mental dan spiritual.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved