Berita Kukar Terkini
Kukar Bangun Jalan Baru ke Kutim Tanpa APBD, Libatkan Lima Perusahaan
Jalan Kukar Kutim menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang terus mempercepat pembangunan akses jalan baru
Penulis: Patrick Vallery Sianturi | Editor: Amelia Mutia Rachmah
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat pembangunan akses jalan baru yang menghubungkan Kukar dengan Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Proyek ini difokuskan pada pembukaan badan jalan sepanjang 12 kilometer yang melintasi kawasan rawa dari Kecamatan Muara Kaman menuju Muara Ancalong.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menjelaskan bahwa pembangunan jalur tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Proyek ini justru dikerjakan secara kolaboratif oleh lima perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Pembangunan badan jalan ini dilakukan tanpa APBD. Lima perusahaan terlibat dengan pembagian ruas masing-masing sekitar dua hingga tiga kilometer,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Anggota DPRD Kukar Rahmat Dermawan Desak Penertiban Tahura Lebih Bijak, Soroti Nasib Pedagang
Panjang Jalur dan Progres
Menurutnya, total panjang jalur penghubung Kukar-Kutim yang direncanakan mencapai sekitar 20 kilometer.
Dari jumlah tersebut, sepanjang 12 kilometer saat ini dalam tahap pembangunan, sementara sekitar 10 kilometer lainnya telah memiliki badan jalan sebelumnya.
“Yang kita kerjakan sekarang sekitar 12 kilometer. Sisanya kurang lebih 10 kilometer sudah terbentuk badan jalannya, jadi tidak perlu penanganan ulang,” jelasnya.
Aulia menambahkan, setelah badan jalan rampung, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk melanjutkan pembangunan jalan mantap di atas jalur tersebut.
Proses Panjang dan Perizinan
Ia juga mengungkapkan bahwa rencana pembangunan akses ini telah dirintis sejak masa kepemimpinan Bupati Kukar sebelumnya, Edi Damansyah.
Baca juga: 63 Pasangan Isbat dan Nikah Massal di MPP Kukar, Langsung Kantongi Buku Nikah
Namun, realisasinya sempat tertunda karena harus melalui proses perizinan kawasan hutan di tingkat kementerian.
“Gagasan ini sudah lama sejak zaman Pak Edi Damansyah. Prosesnya cukup panjang karena melewati kawasan hutan dan membutuhkan izin dari Kementerian Kehutanan. Sekarang seluruh izinnya sudah selesai,” ungkapnya.
Target dan Prioritas Pembangunan
Pemkab Kukar menargetkan pembangunan badan jalan sepanjang 12 kilometer tersebut dapat diselesaikan pada 2026.
| Cerita Baik Bumi Etam, Kreativitas Guru SDN 015 Marangkayu Hadirkan Pembelajaran Bermakna |
|
|---|
| Hidup di Bayang Penggusuran, Warga Tahura Bukit Soeharto Minta Solusi, Abdul: Dulu Kami Bangga IKN |
|
|---|
| Warga Tahura Bukit Soeharto Tetap Cemas Meski Penertiban Kawasan oleh Otorita IKN Ditunda |
|
|---|
| Tak Hanya 1.597 KK, Kantor Lurah Sungai Merdeka dan Sekolah Juga Masuk Tahura Bukit Soeharto |
|
|---|
| Banggakan IKN ke Mana-mana, Warga KM 54 Tahura Bukit Soeharto Kini Cemas Digusur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260430_Bupati-Kukar-Aulia-Rahman-Basri-Bangun-Jalan-Baru.jpg)