Berita Penajam Terkini
Pemkab PPU Kaji Dampak ASN WFH, Hitung Penghematan BBM hingga Listrik
Pemkab Penajam Paser Utara mulai mengkaji dampak WFH ASN, potensi penghematan BBM hingga listrik jadi fokus utama evaluasi.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pemkab Penajam Paser Utara mengkaji dampak kebijakan WFH terhadap efisiensi anggaran.
- Penggunaan BBM dan listrik menjadi indikator utama yang dihitung.
- Data dari seluruh OPD dikumpulkan sebagai dasar kebijakan lanjutan.
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, tengah melakukan kajian terhadap dampak kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya terkait efisiensi anggaran.
Sekretaris BKPSDM PPU, Nurwati, menyampaikan bahwa evaluasi dilakukan, untuk mengukur pengaruh kebijakan tersebut terhadap pengeluaran operasional.
“Kami melihat dampaknya terhadap efisiensi, seperti penggunaan listrik dan bahan bakar,” ungkapnya Jumat (1/5/2026).
Pengumpulan data dilakukan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Baca juga: Hari Pertama WFH ASN PPU, Layanan Publik Tetap Normal dan Kantor Lebih Lengang
Termasuk jumlah pegawai yang bekerja dari rumah, serta potensi pengurangan aktivitas operasional.
Salah satu aspek yang diperhitungkan adalah, berkurangnya mobilitas ASN yang berdampak pada penggunaan bahan bakar.
Selain itu, penggunaan listrik di kantor juga menjadi bagian dari evaluasi, karena berkurangnya jumlah pegawai yang hadir.
“Semua data sedang dikumpulkan untuk dianalisis,” jelasnya.
Baca juga: Kabar Gembira Bagi ASN PPU, Bupati Mudyat Noor Pastikan TPP Cair Penuh tanpa Potongan
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk kebijakan selanjutnya.
“Kebijakan ini masih dalam tahap evaluasi,” tutupnya. (*)
| 800 Sambungan Air Gratis Disiapkan untuk Warga Berpenghasilan Rendah di PPU |
|
|---|
| Ada Lomba Satkamling, Warga Babulu Penajam Paser Utara Antusias Ronda Malam |
|
|---|
| Review Utang PPU Rp221 Miliar, Inspektorat Beberkan Banyak Dokumen Bermasalah |
|
|---|
| DPRD PPU Kritik Realisasi Pendapatan 2025, Target Rp2,41 Triliun Tak Tercapai |
|
|---|
| Gaji ASN dan PPPK PPU Tak Dipotong Ditengah Efisiensi, Ini Penjelasan Bupati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260428_ASN-PPU-yang-WFH-setiap-Jumat-tetap-wajib-melakukan-absensi-sesuai-jam-kerja.jpg)