Selasa, 5 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

140 Lapak Sementara Pasar Segiri Samarinda Rampung, DPUPR Serahkan Pengelolaan ke Disdag

Lapak sementara Pasar Segiri Samarinda pasca kebakaran telah dituntaskan dan kini memasuki tahap serah terima

Tayang:
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
PASAR SEGIRI - Kondisi lapak sementara Pasar Segiri Samarinda usai pembangunan kembali pasca kebakaran dengan lapak pedagang tampak rapi dan siap ditempati (Senin 4/5/2026). Pemerintah menargetkan serah terima dilakukan dalam pekan ini sebelum aktivitas perdagangan kembali berjalan normal. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembangunan lapak sementara Pasar Segiri Samarinda pasca kebakaran telah dituntaskan dan kini memasuki tahap serah terima sebelum difungsikan. 

Sebanyak 140 lapak disiapkan untuk menampung pedagang terdampak. 

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Samarinda, Andriyani Hanina, menyampaikan pekerjaan fisik telah selesai sesuai rencana anggaran biaya (RAB).

"Secara RAB sudah selesai. total anggaran Rp 1,1 Miliar,” sebut Andriyani (5/5/2026). 

Ia menjelaskan, tahapan awal sempat memakan waktu karena fokus pada pembersihan sisa material kebakaran dan penyiapan lahan, sebelum dilanjutkan ke pekerjaan konstruksi berupa tiang, atap, sekat, hingga pengecoran lantai.

Baca juga: Dishub Samarinda Sisir Parkir Liar Pelajar, Ada Motor Tersembunyi di Gang hingga Halaman Rumah Warga

“Untuk lapak pedagang mereka sediakan meja sendiri,” ungkapnya. 

Selanjutnya, pengelolaan dan operasional pasar akan berada di bawah Dinas Perdagangan (Disdag), termasuk pengaturan utilitas dan penempatan pedagang.

Menambahkan Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan PLN terkait skema penyediaan listrik di area lapak.

Namun demikian, fasilitas air tidak disiapkan karena aktivitas perdagangan difokuskan pada komoditas sayur-mayur. 

"Kalau air tidak dipasang karena tidak ada kegiatan masak-masak. Berjualan sayur saja jadi tidak perlu ada air," jelasnya.

Ia menambahkan, sistem retribusi tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya dengan tarif harian sebesar Rp4 ribu per pedagang.

Pemkot Samarinda menargetkan Pasar Segiri segera kembali beroperasi penuh sebagai pusat distribusi bahan pangan, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

"Harapannya segera difungsikan," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved