Berita Berau Terkini
Tertipu Lowongan Kerja, 9 Warga Terlantar di Berau Dipulangkan ke Daerah Asal
Sembilan orang terlantar di Kabupaten Berau yang menjadi korban penipuan lowongan kerja akhirnya dipulangkan ke daerah asal.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sembilan orang terlantar di Kabupaten Berau yang menjadi korban penipuan lowongan kerja akhirnya dipulangkan ke daerah asal masing-masing oleh Dinas Sosial atau Dinsos Berau.
Pemulangan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi, menjelaskan bahwa seluruh warga tersebut sebelumnya dijanjikan pekerjaan di perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Utara.
Namun, mereka justru terlantar setelah situasi tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
Baca juga: Dinsos Berau Dorong Warga Miskin Mandiri dan tak Bergantung Bantuan Sosial
“Mereka ini korban penipuan tenaga kerja perusahaan sawit di Kaltara, tapi akhirnya kabur. Mereka kemudian melapor ke Dinas Sosial,” ujarnya, kepada Tribunkaltim.co, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, penanganan orang terlantar pada prinsipnya berujung pada pemulangan atau reunifikasi dengan keluarga, agar mereka kembali ke lingkungan yang lebih aman dan memiliki dukungan sosial.
“Penanganan orang terlantar itu ujungnya adalah dirujuk atau direunifikasi ke keluarga. Kalau orang terlantar ada di Berau, kita pulangkan, kita kembalikan ke keluarganya,” jelasnya.
Untuk warga yang berasal dari luar daerah, proses pemulangan dilakukan ke daerah asal masing-masing dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi.
Baca juga: Tokoh Masyarakat Minta Dinsos Berau Kaltim Percepat Proses Penyaluran Bantuan kepada Korban Bencana
“Kalau asalnya dari luar daerah, ya kita pulangkan ke daerah asal. Tapi karena kebijakan efisiensi anggaran di daerah, akhirnya pembiayaan itu kita estafet. Nanti biaya pemulangan mereka dicover pemerintah oleh provinsi,” terangnya.
Selama proses tersebut, para korban terlebih dahulu ditampung di rumah singgah milik Dinsos Berau.
“Akhirnya kita tampung dulu di rumah singgah sementara. Karena tidak mungkin kita biarkan mereka terlantar di jalan,” katanya.
Dari total sembilan orang yang ditangani, tujuh di antaranya telah berhasil dipulangkan ke daerah asal, sementara dua lainnya masih dalam proses koordinasi lebih lanjut.
Baca juga: Agar ODGJ Tak Lagi Dikirim ke Luar Daerah, Dinsos Berau Terus Upayakan Pembangunan Rumah Singgah
“Dari sembilan orang, tujuh sudah dipulangkan. Sisanya masih dalam proses,” ungkapnya.
Iswahyudi menegaskan, pihaknya tidak memulangkan para korban ke lokasi awal tujuan kerja di Kalimantan Utara untuk menghindari potensi permasalahan lanjutan.
“Jadi kita kembalikan langsung ke daerah asal melalui bantuan provinsi,” tegasnya.
| Transplantasi Terumbu Karang di Maratua, PT Berau Coal Perkuat Konservasi Laut |
|
|---|
| Pembangunan SDN 001 Biatan Ilir Berau Kembali Tertunda, Terkendala Sengketa Lahan |
|
|---|
| Inflasi Berau April 2026 Didominasi Kenaikan Harga Pangan dan Jasa, BPS Ungkap Beberapa Faktornya |
|
|---|
| Wakil Bupati Berau Gamalis Akan Tindaklajuti Rekomendasi DPRD Berau |
|
|---|
| Direktur Sebut Obat Kosong di RSUD Abdul Rivai Berau Tak Halangi Pelayanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251212-Kepala-Dinas-Sosial-Berau-Iswahyudi.jpg)