Rabu, 6 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Tertipu Lowongan Kerja, 9 Warga Terlantar di Berau Dipulangkan ke Daerah Asal

 Sembilan orang terlantar di Kabupaten Berau yang menjadi korban penipuan lowongan kerja akhirnya dipulangkan ke daerah asal.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
PULANGKAN ORANG TERLANTAR - Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi. Sembilan orang terlantar di Kabupaten Berau yang menjadi korban penipuan lowongan kerja akhirnya dipulangkan ke daerah asal masing-masing oleh Dinas Sosial atau Dinsos Berau.  (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

Ringkasan Berita:
  • 9 warga jadi korban penipuan kerja di Kaltara, terlantar di Berau.
  • 7 orang sudah dipulangkan, 2 lainnya masih proses.
  • Dinsos Berau lakukan reunifikasi dan koordinasi dengan provinsi.

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sembilan orang terlantar di Kabupaten Berau yang menjadi korban penipuan lowongan kerja akhirnya dipulangkan ke daerah asal masing-masing oleh Dinas Sosial atau Dinsos Berau

Pemulangan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi, menjelaskan bahwa seluruh warga tersebut sebelumnya dijanjikan pekerjaan di perusahaan kelapa sawit di Kalimantan Utara.

Namun, mereka justru terlantar setelah situasi tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Baca juga: Dinsos Berau Dorong Warga Miskin Mandiri dan tak Bergantung Bantuan Sosial

“Mereka ini korban penipuan tenaga kerja perusahaan sawit di Kaltara, tapi akhirnya kabur. Mereka kemudian melapor ke Dinas Sosial,” ujarnya, kepada Tribunkaltim.co, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, penanganan orang terlantar pada prinsipnya berujung pada pemulangan atau reunifikasi dengan keluarga, agar mereka kembali ke lingkungan yang lebih aman dan memiliki dukungan sosial.

“Penanganan orang terlantar itu ujungnya adalah dirujuk atau direunifikasi ke keluarga. Kalau orang terlantar ada di Berau, kita pulangkan, kita kembalikan ke keluarganya,” jelasnya.

Untuk warga yang berasal dari luar daerah, proses pemulangan dilakukan ke daerah asal masing-masing dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi.

Baca juga: Tokoh Masyarakat Minta Dinsos Berau Kaltim Percepat Proses Penyaluran Bantuan kepada Korban Bencana

“Kalau asalnya dari luar daerah, ya kita pulangkan ke daerah asal. Tapi karena kebijakan efisiensi anggaran di daerah, akhirnya pembiayaan itu kita estafet. Nanti biaya pemulangan mereka dicover pemerintah oleh provinsi,” terangnya.

Selama proses tersebut, para korban terlebih dahulu ditampung di rumah singgah milik Dinsos Berau.

“Akhirnya kita tampung dulu di rumah singgah sementara. Karena tidak mungkin kita biarkan mereka terlantar di jalan,” katanya.

Dari total sembilan orang yang ditangani, tujuh di antaranya telah berhasil dipulangkan ke daerah asal, sementara dua lainnya masih dalam proses koordinasi lebih lanjut.

Baca juga: Agar ODGJ Tak Lagi Dikirim ke Luar Daerah, Dinsos Berau Terus Upayakan Pembangunan Rumah Singgah

“Dari sembilan orang, tujuh sudah dipulangkan. Sisanya masih dalam proses,” ungkapnya.

Iswahyudi menegaskan, pihaknya tidak memulangkan para korban ke lokasi awal tujuan kerja di Kalimantan Utara untuk menghindari potensi permasalahan lanjutan.

“Jadi kita kembalikan langsung ke daerah asal melalui bantuan provinsi,” tegasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved