Jumat, 8 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Penganugerahan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Samarinda Raih 2 Penghargaan

Pemkot Samarinda meraih 2 penghargaan dari Kemendagri dalam agenda Penganugerahan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi

Tayang:
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA INTAN
RAIH PENGHARGAAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda meraih dua penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam agenda Penganugerahan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/5/2026) malam. (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda meraih 2 penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam agenda Penganugerahan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026, di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (5/5/2026) malam.

Kategori dua penghargaan tersebut antara lain :

  1. Entrepreneur Government Creative Financing Tingkat Kota Terbaik I,
  2. Pengendalian Inflasi Tingkat Kota Terbaik I. 

Dengan masing-masing penghargaan mendapat alokasi anggaran Rp3 miliar.

Walikota Samarinda, Andi Harun, menyebut penghargaan tersebut menjadi kejutan bagi jajaran Pemerintah Kota. 

Baca juga: Rekonstruksi Mutilasi Samarinda Ungkap Pembunuhan Berencana, 39 Adegan Diperagakan

Pasalnya, pihaknya selama ini hanya fokus bekerja untuk memastikan setiap program tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam penggunaan APBD.

"Kami surprise juga, kaget, dan nggak nyangka. Karena selama ini, kami dan seluruh teman-teman tahunya kerja, tapi memang budaya kerja kita selalu berbasis by data atau driver policy supaya program kita tepat sasaran," ujarnya.

Andi Harun katakan, capaian ini menjadi pengakuan atas upaya Pemkot Samarinda dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.

Adapun penghargaan dari dua kategori tersebut secara konsisten dikerjakan secara paralel berdasarkan indikasi temuan di lapangan.

Selain itu, keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsisten untuk menjaga inflasi daerah serta inovasi dalam mencari alternatif pembiayaan pembangunan.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah memperkuat kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar mampu mencetak surplus dan berkontribusi pada pendapatan daerah.

"Karena selama ini kita biarkan ada BLUD yang surplus, tapi kita nggak pernah periksa. Ternyata surplus itu tidak harus mereka habiskan, mereka juga bisa mensubsidi BLUD lain yang belum surplus," ulasnya.

Andi menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah BUMD yang sebelumnya merugi kini berhasil membukukan keuntungan signifikan. Bahkan, PDAM mampu menyumbang hingga sekitar Rp100 miliar per tahun.

Sementara itu, sejumlah BLUD di sektor kesehatan juga telah mencatat surplus dan mulai digunakan untuk mendukung layanan lain yang masih membutuhkan pembiayaan.

"Ini level pencapaian yang tidak gampang, tidak sederhana. Dibangun dari kerja-kerja yang lama, konsisten, dan kolaboratif semua pihak," tuturnya.

Di samping itu, Pemkot Samarinda juga mendorong skema pembiayaan alternatif seperti kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved