Minggu, 7 Juni 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Dapur MBG untuk 1.700 Pelajar di Mahulu Terancam Tertunda, Yayasan Minta Kepastian Pusat

Pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk melayani lebih dari 1.700 pelajar di Mahakam Ulu terancam tertunda.

Tayang:
Penulis: Desy Filana | Editor: Miftah Aulia Anggraini
HO
MINTA PERHATIAN KHUSUS - Ketua Yayasan Mahulu Membangun, Rosandy Arief Septian berharap pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memberi perhatian khusus terhadap pembangunan dapur SPPG di wilayah perbatasan Kabupaten Mahakam Ulu. (HO) 
Ringkasan Berita:
  • Dapur MBG untuk 1.700 pelajar di Mahulu terhenti meski progres pembangunan sudah mencapai 70 persen.
  • Yayasan Mahulu Membangun meminta BGN memberi perhatian khusus bagi pembangunan dapur MBG di wilayah perbatasan.
  • Investor lokal dinilai lebih memahami kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat Mahulu dibanding kontraktor luar daerah.

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG — Program pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk melayani lebih dari 1.700 pelajar di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur, terancam tertunda. 

Hingga kini, kepastian kebijakan dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) belum juga diterima pihak yayasan pelaksana di daerah.

Ketua Yayasan Mahulu Membangun, Rosandy Arief Septian mengatakan, pihaknya berharap pemerintah pusat memberi perhatian khusus terhadap pembangunan dapur SPPG di wilayah perbatasan Mahakam Ulu.

Ia menilai investor lokal seharusnya lebih dilibatkan dalam program Makan Bergizi Gratis, terutama dalam pembangunan dapur di daerah yang memiliki tantangan geografis seperti Mahakam Ulu.

Baca juga: MBG di Mahakam Ulu Belum Berjalan, Pemerintah Fokus Keamanan Pangan untuk Cegah Keracunan

Menurutnya, sebelumnya sudah ada kontraktor dari luar daerah yang mendapatkan proyek pembangunan dapur, namun hingga kini pembangunan tersebut belum juga terealisasi.

“Kami berharap investor lokal diberi ruang lebih besar karena kami yang memahami kondisi daerah dan kebutuhan masyarakat di Mahakam Ulu,” ujarnya pada Sabtu (9/5/2026).

Yayasan Mahulu Membangun sendiri telah mendapat rekomendasi khusus dari Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, untuk membangun lima dapur Makan Bergizi Gratis di wilayah Mahakam Ulu.

Satu dapur besar dengan konsep aglomerasi dirancang melayani lebih dari 1.700 penerima manfaat yang mencakup sekolah di Ujoh Bilang, Long Bagun, hingga Batu Majang.

Baca juga: Makan Bergizi Gratis di Mahulu, Perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk Generasi Muda

Sementara empat dapur lainnya direncanakan dibangun di wilayah hulu, tepatnya di Kecamatan Long Pahangai.

Rosandy menyebut progres pembangunan dapur besar saat ini sebenarnya sudah mencapai sekitar 70 persen.

Namun pengerjaan terpaksa dihentikan sementara karena belum adanya kepastian kebijakan anggaran dari pemerintah pusat.

“Bahkan kami sampai ke pusat untuk meminta kepastian penentuan titik lokasi, tetapi sampai hari ini belum ada informasi lebih lanjut,” katanya.

Baca juga: 1.789 SPPG Masih Disanksi, Pemerintah Siapkan Command Center Makan Bergizi Gratis

Ia menambahkan, seluruh pembiayaan pembangunan sementara masih menggunakan dana mandiri yayasan yang diprakarsai pendiri yayasan, Yessi Christianto, sambil menunggu kepastian kebijakan dari Koordinator Wilayah Kabupaten Mahakam Ulu.

Menurutnya, kepastian dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis di wilayah perbatasan tidak terhambat lebih lama dan program pemenuhan gizi bagi pelajar dapat segera berjalan optimal.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved