Program Makan Bergizi Gratis
Lapas Kelas IIA Samarinda Kelola Dapur MBG Mulai 1 Juli 2026, Libatkan 20 Warga Binaan
Lapas Kelas IIA Samarinda menargetkan operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai 1 Juli 2026 dengan melibatkan sekitar 20 warga binaan.
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Dapur MBG di Lapas Samarinda ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Juli 2026 dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN).
- Sekitar 20 warga binaan akan dilibatkan setelah melalui seleksi ketat dan pelatihan kerja di dalam lapas.
- Warga binaan juga akan didampingi tenaga profesional dan mendapatkan sertifikat keterampilan kerja.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Rencana Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) terkait pengelolaan 70 lokasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi perhatian publik.
Kebijakan tersebut sempat memunculkan diskusi luas, terutama terkait tata kelola dapur MBG secara nasional yang dinilai sebagian kalangan masih perlu pembenahan.
Menanggapi hal itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, yang ditunjuk sebagai salah satu lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menyampaikan kesiapan pihaknya dalam menjalankan program tersebut.
Untuk diketahui, di Kalimantan Timur terdapat empat unit Lapas dan Rutan yang ditunjuk dalam pengelolaan dapur MBG, yakni Lapas Samarinda, Rutan Kelas IIA Sempaja Samarinda, Lapas Narkotika Bayur Samarinda, dan Lapas Kota Bontang.
Baca juga: Terima 48 WBP Baru, Lapas Samarinda Kelebihan Penghuni hingga 300 Persen
Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co di lokasi, pembangunan dapur MBG di Lapas Samarinda saat ini masih berlangsung.
Pembangunan dilakukan di atas lahan terbatas yang diapit dua bangunan besar, yakni sebuah katedral dan gedung sekolah.
Namun, pihak Lapas Samarinda menegaskan keterbatasan lahan tersebut tidak menjadi hambatan.
“Sementara sudah berjalan. Dan bulan depan pada 1 Juli (2026) sudah selesai pembangunan dan siap beroperasi,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Kamis (28/05/2026).
Baca juga: 48 WBP Baru Dipindah ke Lapas Samarinda, Jalani Skrining dan Mapenaling
Untuk mengatasi keterbatasan ruang, bangunan dapur MBG dirancang dua lantai.
Lantai pertama difungsikan sebagai dapur utama pengolahan makanan, sementara lantai kedua digunakan sebagai kantor pengelola SPPG sekaligus ruang istirahat petugas.
Yohanis memastikan seluruh proses pembangunan dan operasional akan mengacu pada standar ketat yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Mudah-mudahan sambil kita melihat persyaratan-persyaratannya apa, sesuai dengan standar BGN ya kita harus penuhi itu, sehingga ketika pelaksanaan nanti berjalan tidak terkendala,” tambahnya.
Baca juga: Dikawal Brimob, 50 Warga Binaan Rutan Balikpapan Dipindah ke Lapas Samarinda
Terkait isu tenaga kerja, program ini secara nasional melibatkan warga binaan yang memenuhi syarat.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imipas, Mashudi, sebelumnya menyebutkan dari total 48 petugas SPPG, sekitar 20 orang merupakan warga binaan yang memenuhi kriteria.
Di Lapas Samarinda, warga binaan akan dilibatkan dalam operasional dapur, mulai dari kebersihan, pencucian ompreng, hingga membantu proses pengolahan makanan.
| Dapur MBG Nunukan Timur Beroperasi, Andi Fajrul Minta Produk Petani Lokal Diserap |
|
|---|
| Dapur MBG ke-11 di Nunukan Mulai Beroperasi, Pakai Bahan Pangan dari Petani dan Nelayan Lokal |
|
|---|
| Program MBG Polres Kutim Resmi Dimulai, Salurkan 1.247 Porsi ke Tiga Sekolah di Sangatta Utara |
|
|---|
| Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis dari SPPG Polres PPU Lolos Uji Zat Berbahaya |
|
|---|
| Dapur MBG untuk 1.700 Pelajar di Mahulu Terancam Tertunda, Yayasan Minta Kepastian Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251025_Lapas-Samarinda-di-Sudirman.jpg)