Kamis, 21 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

5 Daerah di Kaltim yang Warganya Paling Banyak Punya Emas Menurut Data BPS

Dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, BPS menempatkan emas minimal 10 gram sebagai salah satu indikator aset rumah tangga.

Tayang:
Tribunnews.com/Jeprima
KEPEMILIKAN EMAS - Ilustrasi emas perhiasan yang dipajang di etalase Galeri 24 PT Pegadaian, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025). Kalimantan Timur menempati peringkat pertama nasional dalam persentase rumah tangga yang memiliki emas atau perhiasan minimal 10 gram, ini daerah dengan kepemilikan emas terbanyak 
Ringkasan Berita:
  • Kalimantan Timur menjadi provinsi dengan persentase kepemilikan emas rumah tangga tertinggi di Indonesia berdasarkan data BPS Susenas 2025 dengan angka mencapai 29,71 persen
  • Kota Balikpapan menempati posisi pertama daerah dengan warga paling banyak memiliki emas minimal 10 gram

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut daerah di Kalimantan Timur dengan persentase rumah tangga yang memiliki emas atau perhiasan minimal 10 gram paling banyak

Temuan tersebut tidak hanya menggambarkan pola konsumsi masyarakat, tetapi juga menunjukkan bagaimana warga di berbagai daerah di Kalimantan Timur menyimpan kekayaan dalam bentuk aset bernilai tinggi.

Dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, BPS menempatkan emas minimal 10 gram sebagai salah satu indikator aset rumah tangga.

Berbeda dengan barang konsumsi seperti televisi atau peralatan elektronik, emas dikategorikan sebagai instrumen penyimpan nilai atau investasi jangka panjang karena sifatnya yang likuid, tahan inflasi, dan mudah diuangkan sewaktu-waktu.

Baca juga: 5 Daerah di Kaltim dengan Rata-rata Lama Sekolah Tertinggi versi BPS

Data tersebut memperlihatkan bahwa Kalimantan Timur menjadi provinsi dengan tingkat kepemilikan emas rumah tangga tertinggi di Indonesia.

Persentasenya mencapai 29,71 persen, jauh melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 17,03 persen. Angka ini sekaligus menunjukkan kuatnya kemampuan ekonomi masyarakat dalam menyimpan aset jangka panjang.

Dalam Susenas, BPS mengelompokkan aset rumah tangga ke dalam beberapa kategori, mulai dari barang konsumsi seperti kulkas dan televisi, hingga aset produktif dan simpanan seperti tanah, kendaraan, dan emas.

Kalimantan Timur dalam Peta Aset Nasional

Selain unggul dalam kepemilikan emas, Kalimantan Timur juga menunjukkan angka tinggi pada berbagai indikator aset rumah tangga lainnya.

Sebanyak 90,77 persen rumah tangga memiliki kulkas, 93,48 persen memiliki sepeda motor, dan 76,39 persen memiliki tanah atau lahan.

Namun yang paling menonjol tetap kepemilikan emas.

 Angka 29,71 persen menempatkan Kalimantan Timur di atas provinsi lain seperti DKI Jakarta (25,22 persen), Bali (25,28 persen), dan Sulawesi Selatan (27,54 persen).

Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kalimantan Timur tidak hanya memiliki akses terhadap aset konsumsi, tetapi juga mampu menyimpan kekayaan dalam bentuk investasi riil.

Sebaran Kepemilikan Emas di Kabupaten dan Kota Kaltim

Jika ditelusuri lebih dalam hingga tingkat kabupaten dan kota, terlihat bahwa kepemilikan emas di Kalimantan Timur tidak terpusat di satu wilayah saja, melainkan tersebar relatif merata, dengan beberapa daerah menonjol secara signifikan.

Berdasarkan data Susenas 2025, Kota Balikpapan menjadi daerah dengan persentase rumah tangga pemilik emas tertinggi di Kalimantan Timur.

Sebanyak 36,94 persen rumah tangga di kota ini tercatat memiliki emas minimal 10 gram.

Angka tersebut mencerminkan karakter Balikpapan sebagai kota jasa, perdagangan, dan industri dengan daya beli tinggi.

Di posisi berikutnya terdapat Kota Bontang, dengan 33,16 persen rumah tangga memiliki emas.

Kota industri berbasis energi ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakatnya tercermin tidak hanya dari kepemilikan kendaraan atau peralatan rumah tangga, tetapi juga dari aset simpanan bernilai tinggi.

Selanjutnya, Kota Samarinda mencatatkan persentase 31,06 persen rumah tangga pemilik emas.

Sebagai ibu kota provinsi dan pusat pemerintahan serta pendidikan, Samarinda memperlihatkan pola kepemilikan aset yang kuat, sejalan dengan perannya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan administrasi.

Di tingkat kabupaten, Penajam Paser Utara menempati posisi menonjol dengan 31,67 persen rumah tangga memiliki emas.

Wilayah ini mendapat dorongan ekonomi signifikan seiring posisinya sebagai bagian dari kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sementara itu, Kabupaten Kutai Barat juga mencatatkan angka tinggi, yakni 30,31 persen rumah tangga pemilik emas.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kepemilikan aset bernilai tinggi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah pedalaman.

Daerah Lain di Kaltim Tetap Menunjukkan Kekuatan Aset

Beberapa daerah lain juga menunjukkan kepemilikan emas yang kuat, seperti Kabupaten Kutai Timur dengan 29,01 persen, Kabupaten Berau sebesar 28,02 persen, dan Kabupaten Paser di angka 24,10 persen.

Sementara itu, wilayah dengan karakter geografis unik seperti Mahakam Ulu tetap mencatat kepemilikan emas sebesar 23,07 persen, meskipun akses infrastruktur dan layanan keuangan di wilayah tersebut relatif terbatas.

Hal ini memperlihatkan bahwa emas masih menjadi pilihan utama penyimpanan nilai di daerah dengan tantangan akses perbankan.

Emas, Kekayaan, dan Pola Hidup Masyarakat Kaltim

Tingginya kepemilikan emas di Kalimantan Timur juga berkorelasi dengan pola kepemilikan aset lainnya.

Banyak daerah dengan persentase emas tinggi juga memiliki tingkat kepemilikan kendaraan bermotor, kulkas, dan televisi layar datar yang tinggi.

Namun emas tetap memiliki posisi khusus karena tidak tergerus nilai seperti barang elektronik.

Dalam konteks sosial ekonomi, emas sering kali menjadi simbol keamanan finansial, dana darurat, bahkan warisan keluarga.

Potret Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga

Data ini memberi gambaran bahwa rumah tangga di Kalimantan Timur memiliki ketahanan ekonomi relatif kuat.

Kepemilikan emas menunjukkan kemampuan menyisihkan pendapatan untuk investasi, bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi.

Dengan Kalimantan Timur menempati peringkat pertama nasional dalam kepemilikan emas rumah tangga, provinsi ini menjadi contoh bagaimana struktur ekonomi daerah dapat mendorong masyarakat membangun aset jangka panjang.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved