Kamis, 28 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Terima 48 WBP Baru, Lapas Samarinda Kelebihan Penghuni hingga 300 Persen

Lapas Kelas IIA Samarinda kini dihuni 823 warga binaan atau lebih dari 300 persen kapasitas ideal

Tayang:
HO//LAPAS KELAS IIA SAMARINDA
LONJAKAN PENGHUNI LAPAS - Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto. Lapas Kelas IIA Samarinda kembali mengalami lonjakan penghuni setelah menerima mutasi puluhan narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Rutan Tanjung Redeb dan Rutan Kelas IIA Samarinda, Rabu (27/5/2026). Total penghuni lapas kini mencapai 823 orang atau lebih dari 300 persen kapasitas ideal. (HO/LAPAS KELAS IIA SAMARINDA) 

Ringkasan Berita:
  • Lapas Samarinda menerima tambahan 48 WBP dari dua rutan berbeda.
  • Total penghuni mencapai 823 orang, jauh di atas kapasitas ideal 217 orang.
  • Pemindahan lapas ke kawasan Bayur disiapkan sebagai solusi jangka panjang.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda kembali mengalami lonjakan penghuni setelah menerima mutasi puluhan narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari dua Rumah Tahanan (Rutan) berbeda.

Sebanyak 48 WBP baru tersebut dipindahkan dari Rutan Kelas IIA Samarinda dan Rutan Tanjung Redeb.

Kedatangan puluhan napi baru ini kian memperparah kondisi kelebihan muatan atau over kapasitas yang sudah lama membayangi lapas tersebut.

PENERIMAAN WBP BARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda kembali menerima pemindahan sebanyak 48 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) baru dari Rutan Kelas IIA Samarinda dan Rutan Tanjung Redeb, Rabu (27/5/2026). Seluruh WBP menjalani pemeriksaan kesehatan dan masa pengenalan lingkungan sebelum masuk ke blok hunian umum. (HO/LAPAS KELAS IIA SAMARINDA)
PENERIMAAN WBP BARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda kembali menerima pemindahan sebanyak 48 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) baru dari Rutan Kelas IIA Samarinda dan Rutan Tanjung Redeb, Rabu (27/5/2026). Seluruh WBP menjalani pemeriksaan kesehatan dan masa pengenalan lingkungan sebelum masuk ke blok hunian umum. (HO/LAPAS KELAS IIA SAMARINDA)

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, mengungkapkan bahwa meski jumlah penghuni melonjak drastis, situasi di dalam lapas sejauh ini masih bisa dikendalikan dengan baik.

"Kondisi Lapas Kelas IIA Samarinda sekarang dalam kondisi aman terkendali. Namun memang kondisinya juga sama-sama kita tahu bahwa Lapas Kelas IIA Samarinda juga sudah over kapasitas," ungkapnya kepada Tribunkaltim.co pada Rabu (27/5/2026).

Baca juga: 48 WBP Baru Dipindah ke Lapas Samarinda, Jalani Skrining dan Mapenaling

Dihuni 823 WBP

Secara data per tanggal 27 Mei 2026, jumlah penghuni Lapas Kelas IIA Samarinda kini melonjak menjadi 823 orang. Padahal, kapasitas ideal bangunan tersebut seharusnya hanya dihuni oleh 217 orang.

Artinya, lapas ini telah mengalami over kapasitas hingga lebih dari 300 persen.

"Saat ini Lapas Kelas IIA Samarinda berjumlah 823 orang, dengan kapasitas seharusnya dihuni 217 orang. Berarti kurang lebih 300 persen lebih," ujarnya.

Angka ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan data per 9 April 2026 lalu, di mana total penghuni tercatat masih di angka 750 orang saat itu.

Dari total 823 penghuni yang ada saat ini, mayoritas merupakan warga binaan yang terjerat kasus narkotika.

Baca juga: Heboh Sapi Kurban Jumbo Terperosok ke Parit di Samarinda, Warga Ramai-ramai Evakuasi

Adapun rincian profil penghuni Lapas Kelas IIA Samarinda berdasarkan jenis pidananya sebagai berikut:

  • Kasus narkotika sebanyak 449 orang.
  • Pidana umum (pidum) sebanyak 340 orang.
  • Tindak pidana korupsi (tipikor) sebanyak 39 orang.
  • Tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebanyak 3 orang.
  • Kasus trafficking atau perdagangan orang sebanyak 1 orang.

Menurut pihak lapas, dominasi kasus narkotika masih menjadi penyumbang terbesar kepadatan penghuni lapas di Samarinda.

Relokasi Jadi Harapan

Kondisi over kapasitas ini kian mengkhawatirkan mengingat keterbatasan fisik bangunan. Lapas Kelas IIA Samarinda hanya berdiri di atas luas bangunan sekitar 1.500 meter persegi.

Selain sempit, lapas ini berada di tengah kawasan padat penduduk dan diapit oleh bangunan besar seperti Gereja Katedral serta fasilitas sekolah.

Baca juga: Stok Sapi Kurban di Samarinda Surplus 7.000 Ekor, Tapi Harga Tetap Tinggi, Ini Penyebabnya

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved