Kamis, 28 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Disdikbud Samarinda Ingatkan Orangtua Pantau Jadwal SPMB 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Disdikbud Kota Samarinda mengingatkan para orangtua calon siswa untuk lebih cermat memantau jadwal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026

Tayang:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Samir Paturusi
Instagram/@disdikbud.balikpapan
ADWAL SPMB - Ilustrasi pelaksaaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Disdikbud Kota Samarinda mengingatkan para orang tua calon siswa untuk lebih cermat memantau jadwal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar tidak terlambat dalam mendaftarkan sang anak.(Instagram/@disdikbud.balikpapan) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda mengingatkan para orangtua calon siswa untuk lebih cermat memantau jadwal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. 

Hal ini menyusul evaluasi pelaksanaan SPMB tahun lalu, dimana banyak laporan dari orang tua yang mengalami kendala akibat kesalahan dalam membaca jadwal pendaftaran.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PLT Kadisdikbud) Samarinda, Ibnu Araby, menyatakan bahwa pihaknya telah siap menjalankan SPMB untuk jenjang yang menjadi kewenangan kota, yakni TK, SD, dan SMP.

"Kita siap SPMB, ini tinggal naik aplikasi saja lagi," ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Meski demikian, ia mengakui bahwa aplikasi SPMB hingga kini belum bisa diakses publik karena masih dalam proses pemeliharaan dan tahap uji coba. 

Baca juga: Kaltim Raih Penghargaan Nasional SPMB 2026, Gubernur Rudy Mas’ud: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan

Kondisi inilah yang memicu banyak pertanyaan dari orang tua yang sudah mencoba membuka aplikasi namun gagal masuk. 

Ibnu memastikan sosialisasi terkait hal ini sudah disampaikan ke seluruh sepuluh kecamatan di Samarinda.

Ia pun menargetkan aplikasi sudah bisa diakses sebelum pendaftaran resmi dibuka pada 2 Juni 2026.

"Paling enggak tanggal 1 itu sudah bisa," katanya.

Ia menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengikuti perkembangan informasi SPMB, khususnya terkait jadwal yang telah ditetapkan. 

Kesalahan dalam membaca jadwal disebut menjadi temuan terbanyak dari evaluasi tahun lalu.

"Jangan sampai setelah jadwal selesai, baru tiba-tiba mau daftar. Nah, itu kan sudah di-close aplikasinya untuk pendaftaran," tegasnya.

Dari sisi aturan, Ibnu Araby menyebut tidak ada perubahan signifikan dalam mekanisme SPMB tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penekanan tetap diarahkan agar orang tua lebih rajin memantau jadwal pendaftaran, mengetahui rayon masing-masing, serta memahami cara mengakses tautan aplikasi yang tersedia.

Untuk mengantisipasi kendala teknis, terutama bagi orang tua di wilayah pinggiran seperti Bukuan, Batu Besaung, Sungai Siring, dan Bentuas yang kerap menghadapi keterbatasan jaringan internet, Disdikbud menyiapkan operator di setiap sekolah yang siap membantu proses pendaftaran.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved