Berita Paser Terkini
Bupati Paser Minta Perusahaan Ikut Bangun Dua Jembatan di Rantau Buta
Bupati Paser menaruh perhatian terhadap permohonan warga pembangunan dua unit jembatan penghubung antara Desa Rantau Layung dan Desa Rantau Buta
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER - Bupati Paser, Fahmi Fadli menaruh perhatian terhadap permohonan warga terkait pembangunan dua unit jembatan penghubung antara Desa Rantau Layung dan Desa Rantau Buta.
Permohonan tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Rantau Buta, Rofi’i Yadi, mewakili aspirasi masyarakat saat peresmian pembangunan Jembatan Sei Kasungai di Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser pada Senin (1/6/2026).
Desa Rantau Buta berjarak sekitar 12 kilometer dari jalan nasional Kuaro–Batu Aji, sementara Desa Rantau Layung berada lebih jauh lagi, sekitar 22 kilometer dari Rantau Buta.
Kondisi jalan yang sulit dilalui kendaraan roda empat membuat keberadaan jembatan menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.
Dua jembatan yang dimaksud memiliki panjang bentang masing-masing 15 meter dan 17 meter.
Baca juga: Bupati Paser Fahmi Fadli Minta KONI Gaspol, Target Juara Umum Porprov Kaltim 2026
Saat ini, akses tersebut masih belum memadai sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama dalam kegiatan ekonomi dan sosial sehari-hari.
Bupati Paser, Fahmi Fadli menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Sei Kasungai yang baru diresmikan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser Tahun 2025.
"Pembangunan jembatan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Paser dalam mewujudkan pemerataan dan keadilan pembangunan di seluruh wilayah," terang Fahmi.
Menanggapi permohonan warga, Fahmi langsung memberikan perhatian khusus.
Ia bahkan meminta dukungan dari PT Kideco Jaya Agung, perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Batu Sopang, untuk membantu percepatan pembangunan salah satu dari dua jembatan yang diusulkan.
"Kami harap Kideco yang selama ini telah melaksanakan aktivitas di wilayah Kecamatan Batu Sopang, bisa menyalurkan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan salah satu jembatan dari dua jembatan yang diusulkan Kades Rantau Buta," harapnya.
Ditekankan bahwa, Pemkab Paser tidak pernah membedakan pembangunan berdasarkan jumlah penduduk di suatu desa.
Fokus utama pemerintah daerah ialah memastikan akses jalan dan jembatan yang layak bagi seluruh masyarakat.
"Setiap desa yang masih memiliki akses tidak baik, maka akan menjadi perhatian kami yang akan ditindaklanjuti dengan melaksanakan pembangunan agar warga di desa bisa merasakan akses yang lebih baik," tandasnya.
Baca juga: Bupati Paser Fahmi Fadli Instruksikan Buang Ego dan Adopsi Teknologi Drone untuk Hadapi Kemarau
Sementara itu, Kepala Desa Rantau Buta, Rofi’i Yadi mengapresiasi pembangunan Jembatan Sei Kasungai yang sangat membantu aktivitas warga, namun masih ada dua jembatan lain yang perlu segera mendapat perhatian.
"Warga tentu sangat terbantu, tapi masih ada dua jembatan yang perlu mendapat perhatian. Kedua jembatan ini menjadi permohonan warga, karena berada di ruas jalan utama dari Desa Rantau Layung menuju Desa Rantau Buta. Mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti," pungkas Rofi’i. (*)
| Jembatan Sei Kasungai Paser Resmi Dibuka, Warga 2 Desa Kini Nikmati Akses Secara Permanen |
|
|---|
| Suntik Dana Rp25 Miliar, Pemkab Paser Bangun Wisma Atlet 4 Lantai untuk Porprov Kaltim 2026 |
|
|---|
| Disnakertrans Paser Hanya jadi Mediator Sengketa PHK, Bukan Penentu Keputusan |
|
|---|
| Bulog Kancab Paser-PPU Pesan 400 Ribu Liter Minyak Goreng |
|
|---|
| Hadirkan Atlet Paralayang Kelas Dunia, Paser Siap Jadi Tuan Rumah IPAC Series 1 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260602-Bupati-Paser-Fahmi-Fadli.jpg)