Senin, 8 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Kejar Target di Tahun 2030, Pansus IV DPRD Samarinda Matangkan Raperda TBC dan HIV di RSUD IA Moeis

Sri Puji Astuti tidak menampik bahwa lonjakan kasus menjadi alarm yang mendorong lahirnya raperda

Tayang:
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Nur Pratama
TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS
PENYUSUNAN RAPERDA - Ketua Pansus IV Raperda TBC dan HIV/AIDS DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti saat di temui usai menijau poli TB RSUD Inche Abdoel Moeis (RSUD IA Moeis). Jumat (5/6/2026). (TRIBUNKALTIM.CO/RAYNALDI PASKALIS) 

Tapi untuk infrastruktur fisik yang butuh anggaran tidak sedikit, Puji melihat realistis bahwa kota tidak bisa menanggung semuanya sendiri. 

Perlu ada dukungan dari pusat, atau setidaknya sinergi dengan rumah sakit swasta menjadi opsi yang perlu dijajaki.

Terkait progres penyusunan regulasi, Sri Puji memastikan bahwa proses sudah berada di penghujung tahap konsultasi lapangan.

"Ini mungkin proses terakhir ya, ke rumah sakit ini terakhir," ucapnya.

Usai kunjungan ini, lanjut Puji, Pansus IV masih akan menemui beberapa pihak seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, sampai NGO-NGO yang bergerak di bidang terkait. 

Tujuannya, melengkapi data terbaru sekaligus memastikan raperda yang tersusun benar-benar bisa dijalankan di lapangan. 

Dia menekankan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar regulasi ini tidak berhenti di atas kertas.

"Kira-kira hambatan-hambatan ini nanti bisa nggak dikerjasamakan, karena perlu koordinasi ya, perlu bekerjasama, lintas sektor," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved