Berita Samarinda Terkini
Program Cek Kesehatan Gratis Samarinda Tembus 15,29 Persen, Diklaim Terus Meningkat
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Samarinda terus menunjukkan tren peningkatan dengan capaian 15,29 persen sepanjang 2025.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- Pelaksanaan CKG di Samarinda sepanjang 2025 terus meningkat dan mencapai 15,29 persen berdasarkan data Dinas Kesehatan.
- Dinas Kesehatan mengakui adanya keterbatasan SDM serta gangguan ketersediaan bahan habis pakai (BHP) akibat efisiensi anggaran.
- Masyarakat bisa mengikuti CKG cukup dengan datang ke puskesmas atau mendaftar melalui WhatsApp tanpa biaya.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, tercatat mencapai 15,29 persen sepanjang 2025.
Angka itu diklaim terus naik dari bulan ke bulan sejak program tersebut dijalankan di Kota Tepian.
Program yang masuk dalam quickwin Presiden Prabowo Subianto itu dijalankan untuk mendeteksi risiko kesehatan sejak dini pada semua kelompok usia.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Budy Setyawan, menyebut angka tersebut diperoleh dari pemantauan sepanjang tahun lalu.
Baca juga: CKG di Samarinda Capai 13 Persen, Pelajar Sudah Jalani Cek Kesehatan Gratis
"Alhamdulillah dari bulan ke bulan terdapat peningkatan. Emang di tahun 2025 kita mencapai 15,29 persen," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Di 2026, realisasi CKG baru menyentuh 6,78 persen berdasarkan data terakhir yang dihimpun Dinas Kesehatan.
Budy menyebut pihaknya berharap angka itu terus naik meski program berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Masyarakat yang ingin melakukan CKG tidak perlu khawatir soal prosedurnya.
Baca juga: Program CKG di Samarinda Sepi Peminat, DPRD Dorong Sosialisasi Lebih Intensif hingga RT
Budy menjelaskan cukup datang langsung ke puskesmas atau menghubungi via WhatsApp.
"Gratis, nanti datang ke puskesmas bisa melalui via WA atau langsung datang ke puskesmas nanti didaftarkan seperti itu. Bilang aja, saya mau periksa kesehatan gratis atau CKG, pasti dilayani," kata Budy.
Namun di lapangan, pelaksanaan CKG tidak sepenuhnya mulus.
Budy mengakui ada dua kendala yang dihadapi.
Baca juga: Dinkes Kaltim Catat Lebih dari 220 Ribu Warga Bumi Etam Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pertama, jumlah sumber daya manusia (SDM) yang tersedia dinilai masih kurang untuk menopang pelaksanaan CKG, meski program serupa sebenarnya sudah lama berjalan dengan sebutan berbeda.
Kedua, ketersediaan bahan habis pakai (BHP) yang terganggu akibat pemangkasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan secara nasional pada tahun ini.
"Berdampak pada penyediaan kapasitas atau jumlah BHP tersebut," pungkasnya. (*)
| Disdikbud Samarinda Kembali Guyur Rp2,3 Miliar Tuntaskan Pembangunan SD Negeri 010 Palaran |
|
|---|
| Usai Divonis 1 Tahun, Kuasa Hukum Terdakwa Penipuan Haji Sebut Kliennya Korban Salah Sasaran |
|
|---|
| Terdakwa Penipuan Haji di Samarinda Divonis 1 Tahun Penjara, Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa |
|
|---|
| SDN 012 Samarinda Utara Kerahkan Dua Tim demi Kelancaran SPMB dan Kemudahan Orangtua |
|
|---|
| Kondisi Eks Anggota Brimob Polda Kaltim, 'Sniper' Kampung Narkoba Samarinda saat Tiba di Bareskrim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250906_Cek-Kesehatan-Gratis-di-Kaltim.jpg)