Rabu, 10 Juni 2026

Selebrasi Lokal 2026

Jelang Piala Dunia 2026, Polres PPU Ingatkan Nobar Wajib Siaran Resmi dan Bebas Judi

Euforia Piala Dunia 2026 mulai terasa di PPU. Polisi mengingatkan masyarakat agar nobar tetap tertib, aman, dan bebas pelanggaran hukum

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Amelia Mutia Rachmah
TRIBUNKALTIM.CO/Nita Rahayu
IMBAUAN JELANG PIALA - Wakapolres PPU Kompol Roganda mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026, Senin (8/6/2026). Polisi juga mengingatkan agar kegiatan nonton bareng menggunakan siaran resmi serta terhindar dari praktik perjudian dan minuman keras. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

Apalagi sebagian pertandingan Piala Dunia berlangsung pada malam hingga dini hari waktu Indonesia.

Baca juga: Jagokan Prancis, La Isa Sebut Les Bleus Punya Penyerang Paling Mematikan di Piala Dunia 2026

Situasi tersebut dinilai memerlukan perhatian lebih dari seluruh pihak agar keamanan lingkungan tetap terjaga.

Roganda mengingatkan bahwa kegiatan yang berlangsung hingga larut malam berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan apabila tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, pihak kepolisian berharap penyelenggara dapat mempersiapkan kegiatan secara matang, termasuk memperhatikan kapasitas lokasi dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Judi dan Miras Jadi Perhatian

Wakapolres PPU juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadikan Piala Dunia sebagai ajang perjudian.

Menurutnya, praktik taruhan sering kali muncul bersamaan dengan penyelenggaraan kompetisi sepak bola besar dan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Baca juga: Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol Yanuari Insan Jagokan Jerman Jadi Juara Piala Dunia 2026

Selain perjudian, masyarakat juga diminta menghindari konsumsi minuman keras saat menyaksikan pertandingan.

Kombinasi keramaian, pertandingan yang berlangsung hingga dini hari, serta konsumsi alkohol dinilai dapat memicu gangguan keamanan yang tidak diinginkan.

Karena itu, masyarakat diharapkan dapat menikmati pertandingan secara sehat dan bertanggung jawab.

Koordinasi dengan Polisi Diharapkan

Roganda mengatakan penyelenggara nobar yang mengundang banyak peserta sebaiknya melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat.

Informasi tersebut akan membantu petugas melakukan pemetaan situasi serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Baca juga: Wagub Kaltim Seno Aji Jagokan Prancis di Piala Dunia 2026: Skuadnya Kelas Dunia

Melalui komunikasi yang baik, kepolisian dapat mengetahui lokasi kegiatan, jumlah penonton yang diperkirakan hadir, hingga tingkat kerawanan yang mungkin muncul selama pertandingan berlangsung.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana menonton yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

“Pada intinya kami persilakan masyarakat menikmati Piala Dunia. Yang penting tidak melanggar aturan dan tetap menjaga ketertiban bersama,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved