Harga Pertamax Naik
Warga Rela Antre Lama di SPBU Penajam PPU Demi Mendapatkan Pertalite yang Lebih Terjangkau
Antrean kendaraan terlihat mengular di SPBU Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM - Antrean kendaraan terlihat mengular di SPBU Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada hari kedua pasca kenaikan harga Pertamax.
Sejak pagi, puluhan sepeda motor dan mobil sudah memadati area pengisian bahan bakar, untuk mendapatkan Pertalite.
Suasana SPBU tampak lebih sibuk dibanding hari biasa. Hujan yang turun sejak pagi, tidak mengurangi jumlah kendaraan yang datang.
Pengendara tetap bertahan di jalur antrean sambil mengenakan jas hujan, atau berteduh di sekitar area SPBU.
Barisan sepeda motor mendominasi antrean hingga keluar dari area pengisian. Di sisi lain, antrean mobil pribadi juga terlihat memanjang dan bergerak perlahan, mengikuti giliran pengisian bahan bakar.
Meski cuaca kurang bersahabat, aktivitas pengisian tetap berlangsung normal. Petugas SPBU terlihat melayani kendaraan secara bergantian, untuk menjaga kelancaran antrean yang terus bertambah sepanjang pagi.
Baca juga: Harga Pertamax Naik, Harga BBM di Malaysia dan Vietnam Lebih Murah, Perbandingan Harga BBM di ASEAN
Salah seorang warga, Jumadil mengaku tetap memilih membeli Pertalite, karena dinilai lebih sesuai dengan kemampuan pengeluarannya sehari-hari.
Ia rela menunggu lebih lama dibanding biasanya, agar tetap bisa mendapatkan bahan bakar tersebut.
“Memang antre lebih panjang, tapi saya tetap pilih Pertalite karena lebih terjangkau,” katanya, Kamis (11/6/2026).
Kondisi serupa dirasakan pengendara lain yang berada di lokasi. Sebagian besar kendaraan yang datang langsung bergabung ke barisan antrean, tanpa beralih ke jenis bahan bakar lain.
Warga lainnya, Tio mengatakan dirinya sudah memperkirakan antrean akan meningkat, setelah kenaikan harga Pertamax.
Karena itu, ia datang lebih awal untuk mengisi bahan bakar, sebelum mulai aktivitas harian.
Sepanjang pagi, arus kendaraan yang masuk ke SPBU terus berdatangan. Antrean sempat memanjang beberapa kali, ketika jumlah kendaraan yang datang lebih banyak dibanding kendaraan yang selesai melakukan pengisian.
“Kalau harus menunggu sedikit lebih lama tidak masalah, yang penting tetap bisa isi Pertalite untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Baca juga: Harga Pertamax Naik, SPBU Swasta Ikut Naikkan Harga, Perbandingan Harga BBM Pertamina, BP dan Vivo
Pantauan di lokasi, hanya tiga hingga empat warga yang menunggu pengisian BBM jenis Pertamax.
Seperti hari sebelumnya, beberapa dari mereka tetap membelinya karena malas mengantri, tetapi dengan pengisian yang sesuai kebutuhan, tidak lagi mengisi tangki secara penuh.(*)
| Harga Pertamax Naik Rp16.650 per Liter, Pengamat Prediksi Antrean Pertalite di Bontang Bertambah |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Harga BBM di Malaysia dan Vietnam Lebih Murah, Perbandingan Harga BBM di ASEAN |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Warga Balikpapan Ramai-ramai Beralih ke Pertalite |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Tarif Speedboat Nunukan-Tarakan Masih Rp280 Ribu |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, SPBU Swasta Ikut Naikkan Harga, Perbandingan Harga BBM Pertamina, BP dan Vivo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260711-antre-di-spbu.jpg)