Harga Pertamax Naik
Imbas Pertamax Naik Antrean Pertalite di SPBU Nipah-Nipah PPU Mengular hingga Stok Habis Lebih Cepat
Barisan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, memanjang hingga beberapa meter sejak siang di SPBU Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Nur Pratama
Ringkasan Berita:
- Antrean kendaraan mengular di SPBU Nipah-Nipah akibat tingginya permintaan Pertalite
- Stok Pertalite habis lebih cepat pada waktu magrib dibandingkan hari biasanya
- Pengendara tetap tertib mengantre meskipun waktu tunggu menjadi lebih lama
- Pasokan Pertalite baru dijadwalkan tiba pada dini hari untuk memenuhi kebutuhan warga
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Antrean kendaraan di SPBU Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), masih terlihat mengular terutama pada dispenser Pertalite.
Barisan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, memanjang hingga beberapa meter sejak siang.
Kondisi tersebut berbeda dengan dispenser Pertamax yang tampak lebih lengang.
Meski begitu, seluruh area SPBU tetap terpantau kondusif dan tidak terjadi gangguan pelayanan.
Pengendara yang datang terlihat tertib menunggu giliran untuk mengisi bahan bakar. Seluruh dispenser berfungsi normal dan melayani pembelian seperti biasa.
Baca juga: Bupati PPU Mudyat Noor Targetkan Bayar Utang Kontraktor Mulai Minggu Ini
Petugas SPBU menyebut jumlah pembelian bahan bakar, khususnya Pertalite, mengalami peningkatan dibandingkan sebelum harga Pertamax mengalami kenaikan.
Peningkatan itu terlihat dari laju penyaluran Pertalite yang lebih cepat dari hari-hari sebelumnya.
Akibat tingginya permintaan, stok Pertalite di SPBU tersebut sudah habis saat waktu magrib.
Padahal pada kondisi normal, persediaan biasanya masih mencukupi hingga malam hari atau sampai jadwal pengiriman berikutnya.
"Nanti malam ada Pertalite," ungkap seorang petugas, Senin (15/6/2026).
Seorang pengendara, Yusuf, yang ikut mengantre, mengaku harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan Pertalite. Meski demikian, ia tetap memilih menunggu karena membutuhkan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.
“Memang antreannya lebih panjang dari biasanya, tapi tetap tertib. Saya menunggu saja sampai giliran karena masih membutuhkan Pertalite,” jelasnya.
Petugas SPBU mengatakan pasokan Pertalite berikutnya dijadwalkan tiba pada dini hari. Kedatangan stok baru diharapkan, dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Menurut petugas, antrean biasanya tidak terjadi pada waktu subuh karena jumlah kendaraan yang datang masih relatif sedikit. Namun pada siang hingga sore hari, jumlah pembeli cenderung meningkat.
“Nanti jam 3 subuh datang lagi Pertalite. Kalau tidak antre itu biasanya subuh,” kata salah satu petugas SPBU. (*)
| Mahasiswa Ingatkan DPR, Gelombang Demonstrasi Lebih Besar Bisa Terjadi jika Aspirasi tak Didengar |
|
|---|
| Usai Demonstrasi di Jakarta, 15 Mahasiswa Diterima Gibran di Istana Wakil Presiden |
|
|---|
| Imbas Kenaikan BBM Non-Subsidi, Pelaku Usaha Kuliner di Paser Mengeluh Omset Turun Drastis |
|
|---|
| Update Daftar Harga BBM Hari Ini 15 Juni 2026 di Kaltim, Pertamax Rp16.650, DPR RI Panggil Pertamina |
|
|---|
| Harga BBM Hari Ini 15 Juni 2026, DPR RI Akan Panggil Pertamina Bahas Dampak Kenaikan Harga Pertamax |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260615_Antrian-di-SPBU-Nipah-nipah.jpg)