Hebat, Mantan Cleaning Service Lulus Tes CPNS

Saya awalnya tidak percaya karena belajarnya hanya satu setengah jam sebelum ujian.

Hebat, Mantan Cleaning Service Lulus Tes CPNS
TRIBUN KALTIM/M ARFAN
Asdianto (bertopi) saat berada di Sekretariat Panitia Seleksi CPNS Kantor BKD Kaltara, (5/1/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Dewi fortuna tampaknya menyertai langkah Asdianto. Jauh dari Makassar, Sulawesi Selatan, namanya berhasil tertera dalam deretan daftar pengumuman kelulusan pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  yang diadakan Pemprov Kaltara beberapa waktu lalu.

Pria lulusan Strata 1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Amkop Makassar ini mengaku mendapat kabar kelulusan tersebut dari seorang teman yang berada di Tarakan. Seakan tak percaya, ia ingin melihat sendiri hasil ujian tersebut di pengumuman.

“Dapat kabar dari teman. Saya awalnya tidak percaya karena belajarnya hanya satu setengah jam sebelum ujian. Tapi setelah saya buka blog seleksi CPNS BKD (Provinsi Kaltara) ternyata benar, nama saya muncul,” papar Asdi begitu ia disapa, saat ditemui TRIBUNKALTIM.CO di Kantor BKD Kaltara sesaat akan menyerahkan berkas pendaftaran ulang kepada panitia seleksi, (5/1/2015). (BACA: Inilah Ibu Rumah Tangga Peraih Nilai Tertinggi Ujian CPNS)

Sekilas, ia juga menceritakan proses sebelum menentukan pilihannya untuk mengikuti seleksi CPNS di provinsi termuda ini. Lagi-lagi, pria yang pernah menggeluti pekerjaan cleaning service di Makassar ini dapat kabar dari teman. Ia lantas meluruskan niat untuk mengikuti tes yang dilaksanakan pada 8 Oktober 2014 lalu.

“Saya memilih mendaftar di Kaltara karena saya lihat ini provinsi baru. Dan tentu ilmu yang kita miliki harus digunakan untuk memberikan pengabdian,” sebut pria yang juga pernah melakoni pekerjaan sebagai manager marketing sebuah koperasi di Makassar ini. (BACA: Berkas Pengumuman Tes CPNS Kaltara Sudah di BKD Provinsi)

Asdi juga mengaku baru pertama kali mengikuti seleksi CPNS. Pasalnya, ia tertarik dengan sistem seleksi CPNS yang menerapkan sistem computer assisted test (CAT) yang mengusung pelaksanaan seleksi yang transparan dan terbuka.

“Saya suka sistem CAT ini karena tidak ada kelulusan transaksional. Insya Allah, untuk mengabdi di Kaltara, saya sudah siap sisi kualitatif maupun administratif,” tandasnya. (*)

Ikuti perkembangan berita lainnya dengan like Facebook TRIBUNKALTIM.CO dan follow @tribunkaltim

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved