TribunKaltim/
Home »

News

» Jakarta

Begini Ungkapan Anies Baswedan Jika Masih Ada Warga Jakarta yang Ngomongin Pilkada

Dia menegaskan, pembentukan Ormas Bang Japar merupakan sebuah upaya memajukan Jakarta dan membahagiakan warganya.

Begini Ungkapan Anies Baswedan Jika Masih Ada Warga Jakarta yang Ngomongin Pilkada
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berpose saat menghadiri acara rapat pleno penetapan calon kepala daerah terpilih di kantor KPU DKI Jakarta, Jumat (5/5/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta DKI terpilih, Anies Baswedan, mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara ( Bang Japar) yang telah mengawalnya dan wakilnya, Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta yang lalu.

Meski demikian, dia mengatakan, pengukuhan pengurus Ormas Bang Japar yang digelar hari ini, Minggu (13/8/2017) di Universitas Trilogi, Pancoran, Jakarta Selatan tak boleh disangkutpautkan dengan proses Pilkada DKI sebelumnya.

"Kalau masih ada yang ngomongin pilkada suruh ganti kalender," ujar Anies saat memberikan kata sambutan.

Dia menegaskan, pembentukan Ormas Bang Japar merupakan sebuah upaya memajukan Jakarta dan membahagiakan warganya.

"Kalau ada yang masih mengkritik Anies Sandi silakan, engga mengurangi suara, Pilkada udah selesai," tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno saat menghadiri acara apel akbar sekaligus pelantikan pengurus Ormas Bang Japar se-DKI, di Universitas Trilogi, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017).
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno saat menghadiri acara apel akbar sekaligus pelantikan pengurus Ormas Bang Japar se-DKI, di Universitas Trilogi, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/8/2017). (Kompas.com/Sherly Puspita)

Baca: Nekat, Seorang Wanita Telanjang di Jalan Ir Juanda Samarinda, Ini yang Dimintanya

Sebanyak 800 anggota Bang Japar hadir dalam acara pengukuhan anggota ormas yang dibentuk semasa Pilkada DKI putaran kedua ini.

"Dulu kan putaran pertama saya lihat banyak keganjilan, jadi saya pikir perlu dikawal prosesnya. Oleh siapa? Sama jawara saja biar orang enggak berani macam-macam," ujar Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris.

Fahira melanjutkan, pada saat itu, kehadiran jawara untuk memantau kelancaran Pilkada DKI putaran kedua saja dinilai tidak cukup.

Baca: Kejati Kaltim Bantah Hambat Pencairan Dana Bansos, Ini Penjelasannya

Baca: Jaang-Rizal Siap Maju Berpasangan, Ini yang Dikatakan Wali Kota Samarinda Terkait Sorotan Banjir

Baca: Warga Bengkulu Panik, Ayunan Gempa 6,6 SR Bikin Gedung Berderak

"Perlu ada yang mengimbangi dari sisi legal atau hukum, jika di lapangan para jawara menemukan dugaan kecurangan dalam proses pemungutan suara," ucapnya.

Fahira mengklaim, terdapat sekitar 5.000 orang anggota Bang Japar saat Pilkada lalu, baik mereka yang asli warga DKI Jakarta atau dari kawasan di sekitar Jakarta, salah satunya Bekasi.

"Kami akan buka pendaftaran lagi pada 14 Agustus 2017 nanti," tutupnya. (Kompas.com/Sherly Puspita)

Editor: Trinilo Umardini
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help