TribunKaltim/

Sekda Fathur Rahman Tegaskan Tanpa Daya Saing Akan Sulit Berkembang

Sebanyak 64 warga Paser mendapat pelatihan otomotif, menjahit, dan tata boga serta kecantikan di UPTD BLK Paser, Selasa (26/9).

Sekda Fathur Rahman Tegaskan Tanpa Daya Saing Akan Sulit Berkembang
Sarassani/ Tribun kaltim
Sebanyak 64 peserta pelatihan otomotif, menjahit, tata boga dan kecantikan yang digelar UPTD BLK Paser mengikuti acara pembukaan pelatihan, Selasa (26/9). 

TANA PASER, TRIBUN – Setiap orang memerlukan kompetensi dan keterampilan untuk bertahan hidup di zaman sekarang.

Dengan ditambah daya saing, kemampuan orang tersebut menurut Sekda Kabupaten Paser H AS Fathur Rahman, akan memberi nilai lebih dibanding yang lain.

“Di zaman sekarang diperlukan manusia yang memiliki keterampilan, tanpa daya saing seseorang akan sulit berkembang. Ibarat orang melakukan sesuatu untuk sekadar hidup, tanpa nilai lebih,” kata Fahur Rahman saat membuka pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Paser, Selasa (26/9).

Sebanyak 64 peserta pelatihan otomotif, menjahit, tata boga dan kecantikan yang digelar UPTD BLK Paser mengikuti acara pembukaan pelatihan, Selasa (26/9).
Sebanyak 64 peserta pelatihan otomotif, menjahit, tata boga dan kecantikan yang digelar UPTD BLK Paser mengikuti acara pembukaan pelatihan, Selasa (26/9). (Sarassani/ Tribun kaltim)

Jika keterampilan berdaya saing itu dipadukan dengan pengetahuan yang dia dimiliki, maka dia akan sangat berarti bagi kehidupan orang lain.

Baca: 76 Peserta Ikut Pelatihan Tata Rias, DWP Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian

Baca: BLK Paser Studi Banding ke UPTLK Technopark Ganesha Sukowati Sragen

Baca: Menyedihkan Pajak CPO di Paser Nihil alias Nol

Selanjutnya, Fathur Rahman berharap pelatihan otomotif, menjahit, tata boga dan kecantikan, bisa dikuasai peserta pelatihan.

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawie berfoto bersama peserta pelatihan SKKNI TIK, Selasa (5/9).
Bupati Paser Yusriansyah Syarkawie berfoto bersama peserta pelatihan SKKNI TIK, Selasa (5/9). (Sarassani/ Tribun kaltim)

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Sumarliani mengatakan ada 64 peserta pelatihan yang terbagi dalam 4 cabang pelatihan. Untuk pelatihan otomotif dan menjahit dibiaya APBN, sedangkan pelatihan tata boga dan kecantikan dibiayai dari APBD Paser.

Baca: Tugas PBDKI Paser Mendata Pasangan Baru dan Update Data 2015

Baca: Diperpanjang Masa Pendaftaran Panwascam Wilayah Kecamatan di Paser

Baca: Jarang dan Bigi Geta Paser Wakili Kaltim di Festival Seni dan Budaya Tingkat Nasional

Sekda Irawansyah berfoto bersama usai membuka Pelatihan tata rias Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutim
Sekda Irawansyah berfoto bersama usai membuka Pelatihan tata rias Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutim (istimewa)

“Untuk menjaring peserta, program pelatihan ini kami sosialisasi hingga ke desa-desa. Kemudian 172 pendaftar kami seleksi hingga menjadi 64 peserta, setiap cabang pelatihan diikuti 16 peserta,” kata Sumarliani dalam acara pelatihan yang dihadiri Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Disnakertrans) Paser Sutomo. (aas)
__._,_.___

Penulis: Sarassani
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help