Alumni 212 Protes 5 Calon yang Diusulkan di Pilkada tak Digubris Koalisi 3 Parpol Ini

Al Khaththath lantas melayangkan protes terhadap tiga partai politik, yakni Partai Gerindra, PAN, dan PKS.

Alumni 212 Protes 5 Calon yang Diusulkan di Pilkada tak Digubris Koalisi 3 Parpol Ini
Tribunnews.com/ Ferdinand Waskita
Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath di ruang rapat Komisi III DPR, Jakarta, Selasa (21/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad Gatot Saptono alias Al Khaththath menilai, kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017 tak lepas dari peran para ulama.

Al Khaththath lantas melayangkan protes terhadap tiga partai politik, yakni Partai Gerindra, PAN, dan PKS.

Ia menyesalkan rekomendasi para ulama pada pilkada serentak 2018, tak digubris ketiga parpol tersebut. Satu di antaranya, rekomendasi untuk mengusung La Nyalla Mahmud Matalitti pada Pilkada Jawa Timur 2018.

Baca: Wow, Posting Foto Lagi Mandi, Sophia Latjuba Bikin Jantung Berdebar-debar

"Kami prihatin kasus yang dihadapi oleh La Nyalla," ujar Al Khaththath di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, terdapat lima kader atau alumni 212 yang direkomendasikan untuk diusung pada pilkada tahun ini, termasuk La Nyalla. Rekomendasi itu diserahkan kepada Gerindra, PAN, dan PKS.

"Dan juga beberapa nama yang kami ajukan kepada pimpinan partai agar kader dari aksi 212 itu, dari 171 pilkada, kita hanya minta lima agar bisa diberikan rekomendasi khusus," kata Al Khaththath.

Baca: Punya Lima Pemain Asing, Borneo FC Tunggu Keputusan Regulasi Liga 1 2018

Al Khaththath mengatakan, rekomendasi kelima nama itu diserahkan langsung kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Presiden PKS Sohibul Iman. Pertemuan berlangsung di rumah Zulkifli.

"Namun tidak satu pun yang diberikan rekomendasi," cetus Al Khaththath.

Halaman
12
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help