Pilkada PPU

Minggu Digelar Pawai Pilkada PPU Damai

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penajam Paser Utara (PPU) telah melaksanakan pengundian nomor urut pasangan.

Minggu Digelar Pawai Pilkada PPU Damai
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Simulasi pengamanan yang dilakukan Polres PPU untuk penetapan dan pengundian nomor urut. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penajam Paser Utara (PPU) telah melaksanakan pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung di Pilkada 2018 ini.

Untuk pasangan Mustaqim MZ-Sofyan Nur (Mustika) mendapatkan nomor satu, kemudian nomor dua untuk pasangan Andi Harahap-Fadly Imawan (Ahli) serta Abdul Gafur Mas'ud-Hamdam mendapatkan urutan nomor tiga.

Ketua KPUD PPU Feri Mei Efendi, Selasa (13/2/2018) menjelaskan, setelah pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati, maka pihaknya akan melakukan persiapan kampanye damai yang rencananya akan digelar pada, Minggu (18/2/2018) mendatang.

Baca: Orangutan Ditembak 130 Kali, BOS Serukan Stop Peredaran Senapan Angin

Untuk kampanye damai ini akan dimulai di Kantor KPUD PPU dengan berkomitmen seluruh paslon untuk menyukseskan Pilkada 2018.

Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pawai yang diikuti ketiga paslon yang dimulai dari KPUD sampai Babulu kemudian kembali lagi ke Kantor KPUD PPU.

Feri menjelaskan, setelah penetapan nomor urut ini maka langkah selanjutnya akan dilaksanakan tahapan kampanye dari 15 Febuari mendatang sampai 23 Juni.

"Kampanye nanti kami serahkan kepada masing-masing paslon untuk melaksanakan," ujarnya.

Baca: Lab IPA SMPN 3 Bantuan Pusat Sudah Rampung

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) PPU, Daud Yusuf mengatakan setelah pencabutan nomor urut ini maka pihaknya akan melakukan penertiban algaka milik paslon.

Namun sebelum itu dilakukan, pihaknya akan meminta kepada timses untuk menurunkan sendiri algaka yang tidak sesuai dengan aturan.

Baca: Ambil Nomor Urut, Ini Harapan Paslon Pilkada Tarakan, Mulai dari Berkah hingga Hoki

"Nanti kalau timses tidak menurunkan, maka kami akan menurunkan bekerjasama dengan instansi terkait. Kami targetkan 19 Februari sudah harus bersih algaka kecuali di lokasi yang telah ditentukan KPUD," ucapnya. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help