Tukang Pasang Wallpaper Nyambi Jual Sabu; Pelanggannya Banyak, Sehari Jual 10 Gram

Kendati mengamankan empat orang, namun petugas hanya menetapkan dua tersangka, yakni MH (51) dan seroang wanita berinisial DA (21).

Tukang Pasang Wallpaper Nyambi Jual Sabu; Pelanggannya Banyak, Sehari Jual 10 Gram
HO / BNNK Samarinda
Pelaku peredaran narkoba diamankan BNNK Samarinda, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pria yang sehari hari bekerja sebagai pemasang wallpaper dinding ini diamankan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, pada Selasa (15/5/2018) malam kemarin.

Tak hanya seorang pria, namun petugas juga mengamankan dua pria lainnya, dan seorang wanita, di Jalan Seruling, RT 36, Samarinda Ulu.

Kendati mengamankan empat orang, namun petugas hanya menetapkan dua tersangka, yakni MH (51) dan seroang wanita berinisial DA (21).

Sedangkan dua pria lainnya dipulangkan karena tidak terbukti bersalah.

Dari hasil pemeriksaan, MH merupakan salah satu bandar narkoba yang diduga kerap beroperasi di sekitar pasar Segiri, sedangkan DA merupakan kekasihnya yang kerap membantu mengedarkan narkoba.

"Karena di Segiri sudah banyak titik narkoba yang ditutup, dia jual di luar. Dan, pelanggan pelaku ini cukup banyak," ucap Kasi Berantas BNNK Samarinda, Kompol Risnoto, Rabu (16/5/2018).

 
 

Masih dari hasil pemeriksaan, awalnya MH hanya sebagai pengguna narkoba. Sekitar satu tahun lebih ia menggunakan narkoba jenis sabu, yang digunakan sebagai doping agar kuat bekerja.

Namun, karena merasa keuntungan menjual sabu cukup besar, akhirnya tiga bulan terakhir ini, pelaku menjual sabu, dengan seharinya ia menjual sebanyak 10 gram, dengan keutungan mencapai Rp 15 juta.

"Berawal dari hanya sebagai pengguna, akhirnya menjual. Dia ini sehari-hari masang wallpaper saja, tapi sambil jualan sabu juga," terangnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 2 poket sabu seberat 5,84 gram, 4 unit handphone, 2 alat hisap sabu, 2 timbangan digital, 2 bal plastik klip, dompet, serta uang tunai senilai Rp 600 ribu.

"Masih kita kembangkan lagi kasus ini, masih kita dalami keterangannya," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help