Soal Kelanjutan Operasional RM Tahu Sumedang, UPTD Tahura Tunggu Surat KSDAE

Jika disampaikan oleh Biro Hukum bahwa dalam aspek hukum tak ada masalah, baru nanti akan diatur.

Soal Kelanjutan Operasional RM Tahu Sumedang, UPTD Tahura Tunggu Surat KSDAE
TRIBUN KALTIM / ANJAS PRATAMA
Kondisi RM Tahu Sumedang yang kembali tutup per hari Senin (9/7/2018). Pengelola RM saat ini sedang berada di Bogor untuk menyelesaikan persyaratan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Bagaimana kelanjutan operasional Rumah Makan (RM) Tahu Sumedang di Km 51 Samboja, hingga kini masih menunggu kebijakan pemerintah.

Rabu (11/7/2018), beredar informasi jika RM Tahu Sumendang telah selesaikan konsultasi dengan Ditjen KSDAE (Konservasi SUmber Daya Alam ekosistem) Bogor seputar pengurusan izin.

Diketahui, dalam perizinannya manajemen RM Tahu Sumedang diminta untuk melapor ke KSDAE Bogor oleh UPTD Tahura Bukit Soeharto.

Pelaporan ini untuk menyatakan bahwa manajemen RM Tahu Sumedang siap dalam pembentukan forum usaha makanan dan minuman yang menjadi syarat operasional.

Dikonfirmasi, Rabu (11/7/2018), Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, Amrullah menyatakan masih belum menerima surat tembusan dari KSDAE Bogor untuk operasional RM Tahu Sumedang.

“Saya belum dapat lagi (suratnya). Kami belum dapat isi suratnya apa. Coba nanti silakan konfirmasi ke Pak Rusmadi (Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto),” ucapnya.

Sementara itu, Rusmadi, Kepala UPTD Tahura Bukit Soeharto menyampaikan juga bahwa hingga sampai saat ini, ia juga belum menerima surat dari KSDAE Bogor tersebut.

“Keputusan tunggu surat datang ke sini. Isi suratnya apa,” ucapya.

Meski demikian, Rusmadi menjelaskan operasional RM Tahu Sumedang kemungkinan akan diserahkan kepada daerah, dalam hal ini Pemprov Kaltim.

Halaman
12
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help