Pos Lintas Batas Negara di Krayan Mulai Dibangun, Ini Fasilitas yang Disiapkan

Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Long Midang Kecamatan Krayan, memasuki tahapan pembangunan fisik.

Pos Lintas Batas Negara di Krayan Mulai Dibangun, Ini Fasilitas yang Disiapkan
DOK/tribunkaltim
PERBATASAN - Plang batas negara di perbatasan Indonesia-Malaysia di Seimangaris Kabupaten Nunukan diabadikan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Long Midang Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan sudah memasuki tahapan pembangunan fisik.

Selain fasilitas di dalam PLBN, infrastruktur dibangun oleh pemerintah pusat itu, juga tengah digenjot sarana dan prasarana pendukungnya, seperti jalan,listrik, dan sumber air bersihnya.

"Kementerian PUPR menargetkan akhir 2019 itu sudah selesai. Kita di daerah harapkan itu terealisasi sesuai target," sebut Kepala Biro Pengelola Perbatasan Setprov Kalimantan Utara Samuel ST Padan, Minggu (23/9) kepada Tribunkaltim.co.

Terhadap PLBN yang lain seperti Labang dan Long Nawang sudah masuk dalam draft Intruksi Presiden tahun 2017 lalu. Samuel berharap, keduanya pun difokuskan oleh pemerintah.

Baca: Pipa Transmisi Bocor, Produksi IPAM Balikpapan Turun, Ini Daerah Pelanggan yang Terganggu

"Walaupun ada pesta demokrasi, kita harap pemerintah tetap fokus untuk membangun dua PLBN yang ada dalam draft Inpres itu. Artinya pemerintah kita harapkan menetapkan Inpres itu," katanya.

Adapun PLBN Sei Pancang tuturnya sudah dibahas di pusat sejak tahun 2015. Tahun kemarin dalam.draft Inpres, PLBN Sei Pancang juga masuk dalam empat daftar PLBN yang akan dibangun di Kalimantan Utara.

"Jadi sekarang ada empat. Long Midang, Long Nawang, Labang, Sei Pancang. Nanti akan kita dorong Lim Hie Jung juga masuk," katanya.

Baca: Ferrari Portofino Nyaman buat Harian, Harganya Woww Rp 9 Miliar Lebih

Samuel mengatakan, dari empat draft PLBN, dua diantaranya juga segera masuk tahapan PIP (Pembangunanan Infrastruktur Perumahan).

"Selanjutnya, tim kementerian akan melakukan FGD (focus group discussion) untuk menampung masukan-masukannya. Mudah-mudahan ada progres yang bagus," kata Samuel. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved