CPNS 2018

Pendaftaran CPNS 2018, Formasi Guru dan Kesehatan di Instansi Ini Masih Sepi Peminat

Hingga hari ke 11 untuk formasi guru mengisi di daerah Paramasan dan Aluhaluh tidak ada pendaftar CPNS 2018

Pendaftaran CPNS 2018, Formasi Guru dan Kesehatan di Instansi Ini Masih Sepi Peminat
Tribunkaltim.co
Ilustrasi Penerimaan CPNS 2018 

TRIBUNKALTIM.CO - Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id terus dibuka oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Hingga kini, sudah ada ratusan ribu pelamar yang sudah terverifikasi instansi. Dan lainnya sudah mulai melihat sejumlah formasi yang masih kosong.

Seperti terjadi di Pemkab Banjar, kekhawatiran BKD dan PSDM Kabupaten Banjar bakal adanya formasi yang kosong dalam seleksi penerimaan CPNS 2018 ini terbukti.

Hingga hari ke 11 untuk formasi guru mengisi di daerah Paramasan dan Aluhaluh tidak ada pendaftar.

Tidak hanya untuk formasi guru, pada formasi kesehatan seperti dokter spesialis dan dokter gigi sepi peminat.

Baca: Pendaftran CPNS 2018, Pelamar Diminta Segera Submit Instansi yang Dilamar, Jangan Tunggu Last Minute

 

Atas kondisi demikian, BKD dan PSDM Kabupaten Banjar tidak bisa berbuat apa-apa, karena mengikuti aturan yang ada.

Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Banjar, Mada Teruna mengatakan, formasi CPNS yang tersedia ada 281 orang, dan sebanyak 150 orang untuk tenaga guru. Pada formasi guru dibenarkannya untuk Paramasan dan Aluhaluh tidak ada pendaftar.

CPNS 2018
CPNS 2018 (Tribun Medan)

“Ternyata setelah kami cek, benar sampai hari ke 11, Sabtu kemarin ternyata formasi ada yang kosong. Utamanya formasi guru di daerah terpencil, karena formasi yang tersedia langsung memasang satu orang, satu orang sehingga pelamar langsung memilih,” katanya, Minggu (7/10).

Dijelaskannya, padahal idealnya untuk formasi guru sebanyak 150 orang, terima dulu sesuai kuota yang ada dan begitu terisi barulah disebar sesuai formasi pula.

Dengan kondisi demikian, pendaftar yang lulus passing grade-nya karena yang dibutuhkan hanya satu maka menjadi mubazir.

Halaman
12
Editor: Ayuk Fitri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help