Ikapakarti Samarinda Ingatkan Warga Paguyuban Hargai Perbedaan

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua I DPD Ikapakarti Samarinda, Ali Zubaid usai arisan bulanan Ikapakarti Kota Samarinda di rumah

Ikapakarti Samarinda Ingatkan Warga Paguyuban Hargai Perbedaan
HO/Ali Zubaid
Warga Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Samarinda berfoto bersama usai arisan bulanan di rumah seorang warga di Komplek Korpri Loa Bakung, Samarinda, Minggu (18/11/2018). Ikapakarti merupakan paguyuban terbesar di kota ini. 

Ikapakarti Samarinda Ingatkan Warga Paguyuban Hargai Perbedaan

TRIBUKALTIM.CO, SAMARINDA - Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Samarinda terbukti mampu menjaga harmoni antaretnis di Samarinda. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua I DPD Ikapakarti Samarinda, Ali Zubaid usai arisan bulanan Ikapakarti Kota Samarinda di rumah seorang warga paguyuban di Komplek Perumahan Korpri Blok CN 6 Loa Bakung, Samarinda, Sabtu (18/11/2018).

"Keberadaan paguyuban-paguyuban saya kira sangat baik. Bukan membuat kita terkotak-kotak. Sebaliknya malah membuat warga makin harmoni. Kita menjadi lebih menghargai perbedaan," kata Ali Zubaid.

Menurutnya, sebagai paguyuban terbesar di Samarinda -- dengan anggota yang meliputi warga kota Samarinda yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Pulau Jawa -- Ikapakarti tetap menyadari bahwa mereka hidup di tanah rantau. Sebagai perantau, warga memiliki prinsip yang selalu dipegang, yakni "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung."

Sebagian warga paguyuban Ikapakarti Samarinda menggelar kegiatan arisan, Minggu (18/11/2018). Arisan bulanan ini merupakan salah satu cara untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota paguyuban warga yang berasal dari Jawa.
Sebagian warga paguyuban Ikapakarti Samarinda menggelar kegiatan arisan, Minggu (18/11/2018). Arisan bulanan ini merupakan salah satu cara untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota paguyuban warga yang berasal dari Jawa. (HO/Ali Zubaid)

"Prinsip ini akan selalu kita pegang teguh. Dan dengan paguyuban ini kita bisa lebih guyub (kebersamaan) rukun (keselarasan; tanpa pertikaian atau menghindari pertikaian)," jelas Ali yang sehari-hari adalah Lurah Sindang Sari, Sambutan, Samarinda. 

DPD Ikapakarti Samarinda, 21 Januari 2018 lalu telah menyelesaikan Musda. Saefuddin Zuhri terpilih kembali sebagai Ketua, dan telah menyusun kepengurusan baru untuk periode 2018-2022. Para pengurus rencananya akan dilantik pada awal Pebruari 2019 di GOR Sempaja, sekalian dengan menggelar wayang kulit dan aksi sosial lainnya.

Dikatakan,sejauh ini paguyuban telah memberikan kontribusi yang positip untuk pembangunan, melalui berbagai program kegiatan yang sifatnya selaras dengan program pemerintah. Paguyuban juga sudah dirasakan manfaatnya oleh warga.

Warga paguyuban Ikapakarti Samarinda menjalin silaturahmi lewat arisan bulanan di rumah seorang warga di Komplek Korpri Loa Bakung, Minggu (18/11/2018)
Warga paguyuban Ikapakarti Samarinda menjalin silaturahmi lewat arisan bulanan di rumah seorang warga di Komplek Korpri Loa Bakung, Minggu (18/11/2018) (HO/Ali Zubaid)

Di antaranya dengan memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah. Serta berbagai aksi sosial, kesehatan, dan kegiatan peningkatan ekonomi UMKM.  Salah satu bantuan yang pernah diberikan misalnya, secara spontan membantu warga pengungsi korban gempa Palu.

"Kami nanti juga akan aktifkan koperasi sebagai upaya membantu dan meningkatkan ekonomi warga Ikapakarti," tutur Ali Zubaid didampingi sejumlah pengurus lainnya  Nur Yasin Sayuti, Khairul Anam, Didik Setiawan, Wiwik Dwi Retnowati. (bin)

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved