Kisah Titi Wati, Perempuan 350 Kg dari Palangkaraya, Evakuasi Dibantu 20 Orang hingga Jebol Jendela

Kisah Titi Wati, Perempuan 350 Kg dari Palangkaraya, Evakuasi Dibantu 20 Orang hingga Jebol Jendela

Kisah Titi Wati, Perempuan 350 Kg dari Palangkaraya, Evakuasi Dibantu 20 Orang hingga Jebol Jendela
tribunkalteng.co/fathurahman
Titi, wanita dengan berat badan 350 kilogram di Palangkaraya saat menunjukkan foto dirinya sebelum alami obesitas. 

TRIBUNKALTIM.CO - TITI Wati (37), perempuan yang memiliki berat badan 350 Kg asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Doris Sylvanus Palangkaraya untuk menjalani obeservasi, Jumat (11/1). Perempuan yang mendapat julukan manusia terberat di Kalteng ini mengalami obesitas sejak usai 27 tahun.

PROSES evakuasi Titi Wati berlangsung tegang dan perlu perjuangan cukup berat. Setidaknya 20 orang harus turun tangan mengangkat Titi. Mereka pun terpaksa menjebol jendela untuk bisa keluar rumah hingga mengantar ke rumah sakit menggunakan mobil pikap.

Proses evakuasi Titi Wati yang tinggal di Jalan G Obos XXV Gang Bima, Kelurahan Menteng, Palangkaraya berlangsung lancar meski sempat melalui proses cukup menegangkan. Titi dievakuasi menggunakan tandu dari kayu yang dirangcang khusus oleh anggota rescue. Tandu yang digunakan dilapisi kasur busa agar tak melukai Titi Wati.

Baca: Tempat Tidur Tidak Tersedia? Segera Akses Display Monitor Ketersediaan Tempat Tidur

Baca: Tony Sucipto Hengkang, Skuat Juara Persib Bandung Tinggal 5 Pemain, Berikut Profilnya

Saat proses evakuasi, tenda itu nyaris jebol beruntung mampu dituntaskan oleh 20 anggota relawan dan anggota pemadam kebakaran dalam satu jam. "Ada 20 orang personel yang mengangkat tandu berisi Ibu Titi saat dievakuasi dari rumahnya ke mobil pikap," ujar Sugeng Wahono, anggota Tagana Kalteng seperti tribunnews.com.

Titi Wati menjadi sorotan setelah selama ini hanya bisa berbaring di rumahnya di Jalan G Obos XXV Palangkaraya karena mengalami obesitas. Berat badannya yang mencapai 350 Kg membuatnya dapat julukan sebagai wanita tergemuk di Provinsi Kalteng.

Wanita beranak satu yang tinggal dengan suaminya ini, mengaku bosan dengan kondisi obesitas yang dideritanya, karena selama enam tahun ini sangat mengganggunya. Kegemukan yang dideritanya, membuat dia hanya bisa berbaring dan tengkurap saja di dalam rumahnya.

Jika pun ada aktifitas yang dilakukan hanya menyanyi dengan cara karaoke ditempatnya berbaring , bahkan untuk mandi pun hanya ditempat itu juga.

Baca: VIDEO LINK LIVE STREAMING - Kirgistan vs Korea Selatan Grup C Piala Asia 2019, Pukul 23:00 WIB

Baca: 10 Hal Ini Disebut yang Buat Bule Kepincut Perempuan Indonesia, Irit Bicara hingga Menghargai

Titi menceritakan obesitas yang dideritanya, sudah mulai tampak sejak dia berusia 27 tahun. Sintia panggilan akrab Titi yang memiliki body big size ini tampak semok bak gitar spanyol. Wanita berambut panjang ini lima tahun lalu, berat badannya hanya 167 Kg dan itu terakhir menimbang badan.

Berjalan lima tahun terakhir, ibu dari Herliana (19) ini sudah memiliki bobot sangat besar hingga mencapai 350 kilogram.Ini, karena dia doyan ngemil. "Makan nasi normal saja tiga kali sehari, tapi ngemilnya memang sangat sering, apalagi ketika sedang pusing, makin banyak makannya," ujarnya.

Obesitas yang dialami Sintia ini pun akhirnya mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Kalteng yang datang ke rumahnya untuk memeriksa kondisinya, meskipun mengalami obesitas dokter menyatakan Sintia sehat saja, hanya perlu dikontrol pola makannya.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved