Polsek Long Bagun, Mahulu Bantu Ibu Miskin, Ditinggal Suami Terjerat Kasus Narkoba

Kepolisian Sektor (Polsek) Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur selenggarakan Jumat Berbagi

Polsek Long Bagun, Mahulu  Bantu Ibu Miskin, Ditinggal Suami Terjerat Kasus Narkoba
(HO/ Polsek Long Bagun)
Iptu Purwanto Kapolsek Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, memberi paket sembako Jumat Berbagi kepada Anita orang miskin di Kampung Ujoh Bilang, Jumat (11/1/2019) siang. 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Kepolisian Sektor (Polsek) Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur selenggarakan Jumat Berbagi, memberi bantuan perempuan berlatar ekonomi lemah di Kampung Ujoh Bilang yang ditinggal suaminya karena dikurung penjara kasus narkoba.

Kapolsek Long Bagun, Iptu Purwanto, menjelaskan kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan WhatsApp pada Jumat (11/1) siang dari Kampung Ujoh Bilang. Dia menyatakan, kegiatan Jumat Berbagi berlangsung sekitar pukul 14.00 Wita, memberikan santuan kepada seorang ibu kurang mampu yang memiliki lima anak dan suaminya sekarang berada di penjara kasus narkoba.

Nama ibu yang dimaksud ialah, Anita berusia 45 tahun yang kesehariannya hanya sebagai ibu Rumah Tangga, tinggal di Kampung Ujoh Bilang, RT 08 Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu.

Baca: Kisah Titi Wati, Perempuan 350 Kg dari Palangkaraya, Evakuasi Dibantu 20 Orang hingga Jebol Jendela

Baca: Libur Natal dan Tahun Baru Telah Usai, Tiket Pesawat masih Mahal, Ini Penyebabnya

Kapolsek Purwanto, menjelaskan, kondisi dan situasi keluarga Ibu Anita merupakan kalangan tidak mampu secara ekonomi. "Ditinggal suaminya yang bernama Ahmad Zakir dan terjerat kasus narkoba. Divonis Pengadilan Negeri Sendawar dengan ancaman penjara 6,5 tahun dan menjalani hukuman di Rutan Tenggarong," ungkapnya.

Kini, Ibu Anita hidup bersama 5 orang anak kandungnya yang masih kecil dengan serba kekurangan. Anaknya ini adalah Andini 20 tahun, Adelia Savitriani berusia 16 tahun, Amel Tri C 12 tahun, Alviansyah L usianya 11 tahun dan Arif Yudha A berusia 4 tahun.

"Dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, Ibu Anita berjualan kue keliling di kampung dengan penghasilan yang tdk menentu. Kadang hanya mendapat Rp.75 ribu," ujarnya. Sedihnya lagi, kalau cuaca sedang buruk, hujan seharian, dirinya merasakan sepi pembeli, penghasilannya berkurang.

Baca: Tempat Tidur Tidak Tersedia? Segera Akses Display Monitor Ketersediaan Tempat Tidur

"Penghasilannya yang hanya untuk makan sehari-sehari dan memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya agar bisa tetap sekolah," ujarnya. Keberadaam Ibu Anita dalam keluarga sebagai tulang punggung ekonomi, menggantikan posisi squaminya sebagai kepala keluarga.

Ibu Antia pontang-panting mencari nafkah hanya untuk bertahan hidup bersama anak-anaknya. "Semua ini karena ulah Suaminya Ahmad Zakir, Sebagai Pengguna dan Pengedar Narkoba yang saat ini menjalani masa Hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Tenggarong," ungkap Kapolsek.

Di tempat yang sama, Anita sebagaimana diceritaka Kapolsek, ungkapkan, dirinya berserta keluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolsek dan anggota Polsek Long Bagun berserta Ibu Bhayangkari Ranting Long Bagun atas pemberian bantuan berupa bahan pangan sembako.

Baca: Meski Dilepas Polisi, Ayah dan Anak Pelaku Video Inses Diminta Angkat Kaki dari Kampung

Baca: La Liga Spanyol - Link Live Streaming Rayo Vallecano vs Celta de Vigo, Pukul 03:00 Dini Hari Ini

"Semoga pemberian bantuan bermanfaat bagi kami, senang sekali. Kami terharu. Kata Ibu Anita sambil meneteskan air matanya," ujar Kapolsek.

Pelaksanaan kegiatan sosial Jumat Berbagi Polsek Long Bagun, turut dihadiri juga Ipda Lapa Lengo sebagai Waka Polsek, Aiptu Juan Higang sebagai Kanit Itelkam, Aiptu Paris Kanit Provost, Bripka Kerawing Jiw, Bripka Anto Tri A K, Bripda Igo Fernando, Sulistiyowati Purwanto Ibu Bayangkari, dan Rifka Juan Bayangkari. (*)

Penulis: Budi Susilo
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved