Tak Ada yang Mengundurkan Diri, CPNS Berau Tinggal Menunggu Nomor Induk Pegawai

Tak Ada yang Mengundurkan Diri, CPNS Berau Tinggal Menunggu Nomor Induk Pegawai

Tak Ada yang Mengundurkan Diri, CPNS Berau Tinggal Menunggu Nomor Induk Pegawai
TRIBUNKALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Dari 95 kuota cpns Berau, hanya 93 yang dinyatakan lulus. Sementara sisanya 2 kuota tidak terpenuhi karena memang tidak ada yang mendaftar sejak awal. Saat ini, mereka yang telah dinyatakan lulus CPNS, tengah menunggu penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) 

Tak Ada yang Mengundurkan Diri, CPNS Berau Tinggal Menunggu Nomor Induk Pegawai

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Seluruh tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah usai, termasuk tahap akhir pemeriksaan berkas yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKKP). Kepala BKPP Berau, Abdul Rifai mengatakan, seluruh berkas CPNS tahun 2018 ini, telah dikirim ke pemerintah pusat.

“Tahapannya sudah selesai, tinggal menunggu penetapan dan Nomor Induk Pegawai (NIP) saja,” ungkapnya. Sejauh ini, belum ada satu pun CPNS yang mengajukan pengunduran diri. “Di wilayah Kalimantan Utara memang saya dengar ada yang mengundurkan diri. Tapi di Berau belum ada. Dari 95 kuota, ada 93 yang dinyatakan lulus. Sementara sisanya 2 kuota tidak terpenuhi karena memang tidak ada yang mendaftar sejak awal untuk posisi dokter spesialis,” jelasnya pada Tribun Kaltim.

Baca: PDAM Tirta Segah Berau Gunakan Whatsapp Untuk Petakan Lokasi Calon Pelanggan

Baca: Polres Berau Berhasil Amankan Si Pemilik Narkoba 7 Kg yang Akan Dipasarkan ke Samarinda

Karena itu, pihaknya berharap, tidak ada peserta CPNS 2018 asal Kabupaten Berau yang mengundurkan diri. Terlebih lagi, tahapan seleksi CPNS ini sudah hampir rampung. “Karena sayang, kuotanya sedikit. Hanya 95 itu pun tidak sampai 100 persen terisi,” ujarnya.

Rifai juga mengingatkan agar CPNS yang telah lolos seleksi, agar berkomitmen melayani masyarakat. Terutama tenaga kesehatan dan tenaga pengajar yang paling mendominasi CPNS 2018. “Karena kami memang sangat kekurangan tenaga kesehatan dan guru. Terutama yang akan ditempatkan di kampung-kampung terpencil,” kata Rifai.

Seluruh peserta CPNS 2018 ini, sejak awal telah diminta menandatangani surat pernyataan, siap ditempatkan di mana saja, sesuai tempat pilihannya saat mendaftar, termasuk risiko ditempatkan di pedalaman dan daerah terpencil.

Rivai menambahkan, Pemkab Berau memang lebih mengutamakan formasi guru dan tenaga kesehatan untuk ditempatkan di pedalaman. Dari kuota 94 orang, 80 persennya untuk bidang pendidikan dan kesehatan.
Belajar dari pengalaman seleksi CPNS sebelumnya, setelah lulus dan ditempatkan di pedalaman, nyatanya banyak yang meninggalkan tempat tugasnya, karena merasa tak betah tinggal di pedalaman.

Namun kali ini, BKPP kata Rivai, akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, mereka yang nantinya lolos seleksi diminta mempersiapkan diri. Mereka harus siap ditempatkan di mana saja. Pihaknya juga akan mempertimbangkan, penempatan yang sesuai dengan daerah asalnya. Meski ditempatkan di pedalaman, mereka mendapat tunjangan maupun insentif yang lebih besar dari pegawai yang bertugas di perkotaan. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved