Advertorial

Tiap Desa Dapat Rp 1 Miliar, Untuk Program Desa Membangun

Di tahun ini pemerintah kabupaten Kutim berencana menggelontorkan dana Rp 1 miliar per desa, untuk kegiatan pembangunan di desa,” jelas Kasmidi.

Tiap Desa Dapat Rp 1 Miliar, Untuk Program Desa Membangun
HO - Diskominfo Perstik Kutim
Masing-masing desa dapat mengusulkan hingga Rp 1 miliar untuk membangun desanya. Program tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan infrastruktur, ekonomi desa dan pendapatan masyarakat desa menuju kesejahteraan. 

SANGATTA - Dalam mengejar ketertinggalan pembangunan desa selama dua tahun terakhir, pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menggelontorkan anggaran ratusan miliar untuk Program Desa Membangun.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk seluruh desa di Kabupaten Kutai Timur, yang kini berjumlah 139 desa.

Masing-masing desa dapat mengusulkan hingga Rp 1 miliar untuk membangun desanya.

Program tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan infrastruktur, ekonomi desa dan pendapatan masyarakat desa menuju kesejahteraan. 

“Kita pemerintah daerah kembali memberikan kesempatan atau kelonggaran kepada desa-desa di Kutai Timur untuk memprogramkan kegiatan-kegiatan prioritas yang tidak tersentuh oleh APBD dan APBN.

Coffee Morning dipimpin Bupati Ismunandar bersama Wabup Kasmidi Bulang dan Sekda Irawansyah membahas tentang program desa membangun.
Coffee Morning dipimpin Bupati Ismunandar bersama Wabup Kasmidi Bulang dan Sekda Irawansyah membahas tentang program desa membangun. (HO - Diskominfo Perstik Kutim)

Tiap desa akan mendapat Rp 1 miliar, pada 2020 mendatang, untuk program Desa Membangun,” kata  Bupati Kutim Ir  H Ismunandar  MT, saat ditemui usai membuka kegiatan coffee morning di ruang Meranti kantor Bupati Kutim,  Senin (18/2/2019).

Usulan anggaran pembangunan, kata Ismunandar, tetap dilakukan melalui mekanisme musyawarah perencanaan dan pembangunan (Musrenbang).

Jadi, setiap kepala desa mempersiapkan usulannya untuk program desa membangun.

Apa yang diperlukan desa, demi mengejar ketertinggalan pembangunan di desa mereka.

“Program Desa Membangun, di luar dari program yang dikeluarkan melalui Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD).

Halaman
1234
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved