Sabtu, 2 Mei 2026

Inspiring

Demi Kesejahteraan Prajurit, Letkol Inf Andi Gunawan Bikin Peternakan Ayam

Pagi itu, Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Letkol Infanteri Andi Gunawan sudah tampak gagah dengan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) TNI.

Tayang:
TRIBUN KALTIM/ARIDJWANA
Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Letkol Infanteri Andi Gunawan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Matahari pagi masih terasa hangat di area Balikpapan Sports and Convention Center (Dome) Balikpapan, Sabtu (29/8/2015).

Pagi itu, Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Letkol Infanteri Andi Gunawan sudah tampak gagah dengan seragam Pakaian Dinas Harian (PDH) TNI. Dengan hangat ia pun menyapa Tribunkaltim.co yang datang menghampirinya.

DI sela-sela tugas mengawasi pameran Alutsista yang digelar di BSCC Dome, Andi menceritakan pengalamannya terjun di dunia militer. Dimulai sekitar tahun 1992 setelah lulus SMA Negeri di Bandung Andi mencoba masuk tes penerimaan TNI.

Berawal dari sang kakak yang menjadi seorang perwira Andi pun bertekad untuk mengikuti tes penerimaan TNI. "Kebetulan karena almarhum ayah saya seorang tentara dan kakak juga seorang anggota TNI. Ada panggilan di dalam diri untuk mengikuti jejak mereka berdua," kenangnya.

Baca: Halal Bihalal Kodam VI/Mulawarman Diawali Makan Bersama ...

Setelah mengikuti serangkaian tes masuk akhirnya mimpi untuk bergabung dengan militer Indonesia terkabul. Ia pun mengikuti pendidikan selama empat tahun. Selepas lulus pendidikan AKABRI sekitar tahun 1996 ia yang saat itu telah berpangkat Letnan Dua berdinas di Satuan Yonif Linud 328 di Cilodong.

Menjadi pemimpin memang tidak mudah. Selain harus menjadi pemimpin yang bisa menjadi tauladan bagi anak buahnya, pemimpin juga harus memperhatikan kesejahteraan anggotanya.

Hal itu membuat Letkol Infanteri Andi Gunawan harus membuat terobosan. Satu di antaranya dengan membuat peternakan ayam.

Pada 2005 Letkol Infanteri Andi Gunawan pindah tugas ke Malang hingga 2011. Saat dinas di Malang dirinya menjadi Kasiop Divisi Infanteri II Kostrad berpangkat Mayor Infanteri.

Sekitar enam tahun di Malang sekitar tahun 2012-2013 dirinya dipanggil kembali ke Jawa Barat menjabat sebagai Komandan Yonif 330 Divisi Infanteri 1 Kostrad di Cicalengka, Bandung. Selama menjabat di sana dirinya memiliki sebuah visi dalam merencanakan pertahanan pangan.

Waktu itu mendapat dana CSR dari sebuah perusahaan semen yang berlokasi di Gresik. Dana yang diberikan Andi gunakan untuk membuka peternakan ayam petelur di sekitar area mes dan komplek TNI di Cicalengka. Tujuannya membuka peternakan agar para Persit dan Prajurit dapat sejahtera dalam ekonomi.

"Karena saya pernah mengalami masa-masa susah saat menjadi seorang prajurit. Jadi dengan itu para prajurit dapat mendapatkan pemasukan serta mengajari para prajurit mengembangkan bisnis wirausaha," ujar Andi.

Baca: Halal Bihalal Kodam VI/Mulawarman Diawali Makan Bersama ...

Bahkan dengan pengalaman di Cicalengka dia bawa ke Sangatta, Kutai Timur saat menjabat sebagai Dandim 0909 Sangatta sekitar tahun 2013-2014. Di sana juga dirinya membangun peternakan ayam petelur yang tujuannya juga sama yaitu meningkatkan kesejahteraan para prajurit.

Selama setahun menjabat sebagai Dandim 0909 Sangatta, dirinya dipanggil ke Jakarta sebagai Staf bagian Kerjasama Militer Internasional.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved