Kematian Wayan Mirna Salihin
Media Australia Sebut Dua Motif yang Diduga Menjadi Pangkal Pembunuhan Mirna
Pada waktu itu, beberapa teman Jessica menjadi lebih dekat dengan Mirna, dan akhir tahun lalu Mirna menikah di Bali.
Kirdi mengatakan, ini bisa menjadi momen ketika sianida ditambahkan ke kopi.
Mirna meminum satu tegukan dari kopinya kemudian bereaksi dengan terkejut dan berkata, "Ini nggak enak".
Dalam hitungan detik, ia terjatuh di kursinya, menderita sakit parah.
Kirdi menceritakan, Jessica terus berperilaku aneh; berjalan dengan tenang dan perlahan-lahan ke meja kafe untuk mendapatkan segelas air untuk temannya yang sekarat, dan kemudian menghapus data ponsel dan membuang celana yang ia pakai ke kafe.
Sang ahli hipnotis forensik juga mengatakan bahwa sebelum kematian Jessica, hal yang relatif mudah untuk mendapatkan sianida di Indonesia.
Sianida digunakan sebagai cara mudah untuk menangkap ikan; sejumlah kecil sianida yang ditaruh di kolam atau air yang mengalir akan melemaskan ikan dan membuat mereka mengambang ke permukaan.
"Warga desa menggunakan sianida untuk memberi racun ke air," kata Kirdi.
Namun Kirdi juga menyebut, tak ada bukti fisik yang kuat terhadap Jessica.
"Kami tak ingin Jessica mati"
Polisi Indonesia telah menyatakan bahwa mereka sedang menyelidiki kehidupan Jessica di Australia.
"Kami juga ingin tahu apakah sianida itu dari Indonesia atau Australia, jadi kami pergi ke sana," kata juru bicara Polda Metro Jaya, Mohammad Iqbal.
Polisi Federal Australia membantu kasus ini setelah Indonesia berjanji tak akan menjatuhkan hukuman mati.
Polisi Australia juga telah membantu menjernihkan gambar CCTV.
Ayah Mirna mengatakan, keluarga bisa melobi pengadilan untuk menjatuhkan hukuman mati tetapi mereka mungkin tak akan melakukannya.
"Saya tak ingin Jessica mati. Ia masih muda dan kami memiliki belas kasihan padanya. Apa yang saya inginkan adalah pengakuan jujur yang benar, apa yang Mirna lakukan padanya, mengapa Jessica membunuhnya?," tuturnya.
Ia melanjutkan, "Ini akan membuat kami merasa lebih baik dalam keluarga." (Tribunnews.com)