Krisis Air
Ambil Air di Posko Bayar Rp 50 per Liter, Warga Pilih Antre yang Gratis
Tandon kapasitas 1.200 liter terisi air penuh tapi tak ada warga terlihat memanfaatkan air bantuan pemerintah tersebut.
Penulis: tribunkaltim |
PDAM Tirta Manggar saat ini bahka sudah mendapat tawaran dari PDAM Samarinda dan PPU untuk penambahan jumlah armada mobil tangki.
"Kita akan maksimalkan sumur dalam. Perusahaan juga tinggal kontak. Kalau sudah dalam keadaan darurat, adalah kewenangan kepala daerah mengerahkan semua potensi yang ada dan itu sudah dilindungi oleh undang-undang," tuturnya.
Terkait hujan buatan, Zulkifli menjelaskan pemerintah sudah mengkaji hal tersebut bersama Pertamina dan BPPT. Namun ia berkata bahwa ada beberapa kendala yang akan ditemui jikalau pemerintah tetap akan menggunakan teknologi tersebut.
"Yang paling pertama hujan buatan itu mahal. Yang kedua, syaratnya harus ada awan. Kalau tidak ada awan berarti tidak bisa. Dan yang ketiga areal yang akan dihujani minimal besarnya 1000 km persegi. Luas wilayah Balikpapan kan cuma 500 km persegi. Kalau dibikin hujan buatan bisa-bisa yang kena hujannya malah daerah-daerah di luar Balikpapan," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/antre-air_20160318_090313.jpg)
