Koi Cantik, Seperti Apa Kriterianya?
Menurut keterangannya, yang dinilai dari seekor koi adalah kecantikannya.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sabtu (13/8/2016) kemarin baru saja dilangsungkan pembukaan 1st Borneo Koi Exhibition & Competition di Pasar Segar Balikpapan.
Kegiatan para pehobi ikan asli Asia Timur ini dilaksanakan sejak kemarin hingga hari ini.
Hal ini diungkapkan Abdul Latif selaku ketua panitia. Ia mengatakan, pada hari pertama kemarin kegiatan dipusatkan pada acara kontes koi serta syukuran atas terlaksananya acara koi yang pertama kali diadakan di Kalimantan.
Para peminat yang mengikuti acara ini cukup antusias. Hal tersebut terbukti dari para peserta yang datang jauh-jauh dari luar Balikpapan bahwa luar Kaltim.
"Jadi yang paling jauh sementara ini dari Banjarmasin, kemudian dari Tanah Grogot, Samarinda, Bontang, dan Sangatta. Kalau ikannya itu ada 112 ekor yang masuk ke arena," ujarnya.
Baca: Wow, Inilah Ikan Koi Sepanjang 1 Meter
Beberapa peserta yang mengikuti lomba sangat bersemangat sampai-sampai memasukkan belasan ekor ikan yang dibawanya untuk diperlombakan.
Antusiasme tersebut diakui Abdul merupakan prestasi yang sangat baik mengingat ini pertama kalinya kegiatan serupa digelar di Kalimantan dan memang sudah diidam-idamkan sejak lama oleh teman-teman pencinta koi se-Kalimantan.
"Cuma kesulitannya ikan itu kan biasanya bawanya. Kendalanya itu yang jauh-jauh. Kalau masih bisa lewat darat itu masih mungkin tapi kalau naik pesawat itu biayanya bisa lumayan karena ada proses lain seperti karantina itu," katanya.
Kontes kali ini itu ada bermacam-macam varietas yang dilombakan. Kohaku, sankei, dan showa. Itupun ada sembilan ukuran yang diperlombakan dari kelas 15 ke atas sampai 55 (senti).
"Kita baru pertama kali ngadain ini makanya belum berani sampai 85 senti jadi paling besar cuma yang 55 sentian aja di sini," ujar Abdul menjelaskan.
Menurut keterangannya, yang dinilai dari seekor koi adalah kecantikannya. Hal tersebut bisa dinilai dari kemontokannya, skin quality, pola corak, dan warna.
Selain kontes pihak panitia juga mengadakan lelang koi dan menjual koi. Sedangkan pada hari ini, panitia juga mengadakan coaching clinic.
"Siapa tahu ada masyarakat yang kepingin mencoba untuk memelihara ya selain kita menjual kita juga ada coaching clinic untuk mengupas bagaimana cara memelihara biar pertumbuhannya bagus dan besar sesuai waktunya," katanya.
Ikan-ikan pemenang kompetisi nantinya akan memperoleh piala dan sertifikat. Menurut Abdul, kalau koi bisa menang dalam suatu kompetisi itu nilainya akan meningkat jauh. Apalagi koi yang sudah ada sertifikatnya, ada pialanya, harga jualnya akan selangit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kontes-ikan-koi_20160813_194806.jpg)