Jumat, 1 Mei 2026

Koper Cokelat yang Semula Diduga Berisi Bom Kini Kembali ke Tangan Pemiliknya

"Kami mengonfirmasi apa benar dia keluarga. Ternayata memang benar, keluarganya di Manggar," jelasnya.

Tayang:
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Tim Gegana Polda Kaltim sekitar 12.30 Wita amankan sebuah koper di sebuah warung pecel, Jalan Marsma Iswahyudi RT 16, Sepinggan, Balikpapan (8/7/2017) sekitar 10.00 Wita. 

"Adanya benda-benda mencurigakan, pada intinya kami selalu menganggap belum tahu apa isinya. Makanya semua penanganan kita serahkan kepada yang berwenang dalam hal ini unit Jibom Gegana," jelasnya. 

Pemberitaan sebelumnya, tas koper warna coklat tersebut telah 4 hari berdiam di bawah meja makan depan sebelah kiri. Koper tersebut tak berani dipindah oleh pemilik warung tersebut.

"Orangnya itu terakhir ngopi di sini, 4 hari yang lalu. Dia bilang titip tas ya pak, besok saya ambil. Saya juga gak kenal, mas," kata Mardiono, pemilik warung pecel.

Diuraikan Mardiono, pemilik tas tersebut memiliki tinggi sekitar 160 berperawakan kurus dan berkacamata, umurnya sekitar 50-60 tahun. "Kalau ngopi di sini ada 3 kali sudah. Yang terakhir itu dia titip tas," tuturnya.

Untuk diketahui, Tim gegana dan jihandak Polda Kaltim tiba sekitar 11.30 wita. Mereka langsung melakukan sterilisasi tempat, kemudian mengidentifikasi koper tersebut. Akses jalan kawasan tersebut sempat ditutup sementar. Hal tersebut mengakibatkan kemacetan. 

Usai dilakukan penelitian, koper tersebut diamankan Tim Gegana Polda Kaltim sekitar 12.30 Wita. Usai koper tersebut diamankan, jalan kembali normal. Warga yang tadinya menumpuk di sekitar lokasi kejadian pergi satu per satu. 

Koper coklat yang semula diduga warga merupakan berisi benda berbahaya seperti bom, nyatanya hanya berisi pakaian. Hal tersebut terungkap usai Tim Gegana Sat Brimob Polda Kaltim berhasil melakukan identifikasi di lokasi kejadian.

Tim Gegana berkostum lengkap melakukan penanganan secara hati-hati. Mereka juga membawa X Ray untuk memastikan isi di dalam koper tersebut.

Sebanyak 2 kali koper coklat itu di X Ray tim Gegana untuk memastikan apa yang tersimpan di dalamnya bukan benda berbahaya. 

“Operator 1 Unit Jibom melakukan X – Ray, setelah di X-Ray hasilnya nihil mengandung unsur-unsur yang di duga bom. Kemudian Operator 1 lakukan penindakan evakuasi terhadap barang tersebut. Dan selanjutnya di bawa ke Polsek Balikpapan Selatan” Ungkap Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltim AKBP Febryanto Siagian, SH, SIK, MSI. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved