Bus Dilempari Batu, Pak Sopir Akhrinya Tewas, Diduga Kehabisan Darah
"Sampai di dalam bus, saya lihat suami sudah bersandar ke setir bus," ungkapnya.
TRIBUNKALTIM.CO - Suasana duka menyelimuti sebuah rumah di Sumber Jetis, RT 3 RW 7, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (31/8/2017) malam.
Pemilik rumah ini adalah Misdi (51), sopir bus patas PO Eka jurusan Surabaya-Magelang. Ayah tiga anak itu meninggal Kamis dini hari. Dia diduga kehabisan darah setelah terluka kena lemparan batu di bagian kaki saat mengemudi.
Satu per satu tetangga rumah berdatangan setelah shalat Isya, mereka mengikuti tahlilan di rumah yang sederhana itu.
Nanik, istri Misdi, sesekali mengusap air mata ketika menyambut uluran tangan peserta tahlil yang mengajaknya bersalaman.
Baca juga:
Tak Ada Gunanya Lagi Beruding, AS Bahkan Diperas Bayar, Trump Mulai Frustasi Terhadap Kim Jong Un
Mengharukan, Bocah ini RelakanTabungannya Untuk Beli Drone Demi Beli Hewan Kurban
Setelah 44 Tahun, Indonesia Bakal Kuasai 51% Saham Freeport, Tapi Kenapa Operatornya Tetap AS?
Direktur Keuangan Rumah Sakit Kena OTT KPK di Balikpapan
Enam Negara Fokus Pencarian Yingluck
Sedang Berkendara, Atlet Sebugar Iron Man Bisa Terserang Jantung, Sebaiknya Anda pun Waspada
Pengadilan India Tetapkan Taj Mahal Sebuah Makam Muslim, Bukan Kuil Sebagaimana Klaim Umat Hindu
Air matanya berlinang saat para tamu itu mulai mengaji, mendoakan Misdi. Sesekali dia lirih melafalkan ayat-ayat suci.
Setelah tahlilan selesai dan tetangga pamitan pulang, mulailah Nanik bertutur mengenai kejadian yang menimpa suaminya.
Musibah ini terjadi saat Misdi mengemudikan bus dari Surabaya ke Magelang via Yogyakarta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kaca-pecah_20170901_192705.jpg)